INTI NTT Sosialisasi Beasiswa  Kuliah di Tiongkok
Sipri Seko August 25, 2026 09:19 PM

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTT terus mengajak masyarakat NTT untuk memanfaatkan beasiswa atau kuliah gratis di Tiongkok. Kali ini sosialisasi dilaksanakan di SMAN 9 Kota Kupang, Senin 24 Agustus 2026:

Tim sosialisasi dari INTI NTT terdiri dari Ketua INTI NTT, Ir.Theodorus Widodo dan Penasehat INTI NTT, Ir.Betty Khuana Lay. Tim diterima  Kepala SMAN 9 Kupang, Adelgina Nortintje Liu, S.Pd. Saat sosialisasi ke siswa SMAN 9 Kupang, tim INTI NTT didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Matias Nenometa, S.Pd, M.Hum.

Dalam sosialisasi ini, 6 siswa angkatan 2026 mendampingi tim INTI NTT. Mereka adalah Seanaz Aurolia Malesi, Candy Prasetyo, Sisilia Haobenu Panggalewu, Keisha Leneng, Graysan Dyendri Jomarthin Luan dan Frederico Darren Elim.

Dalam sosialisasi, Theo Widodo mengatakan, ini adalah kesempatan langka yang mesti dimanfaatkan oleh masyarakat NTT. Dia mengatakan, siswa yang lolos akan mendapatkan penuh. Menurutnya, uang kuliah, penginapan dan uang saku akan diberikan kepada siswa tersebut selama masa kuliah di Tiongkok.

Theo mengatakan, kuliah akan dilaksanakan di Nantong College of Science and Technology di kota Nantong, Provinsi Jiangsu- Tiongkok. Dia menjelaskan, pergutuan tinggi ini sudah berusia 81 tahun dan berdiri di tengah Kota Nantong.

INTI NTT sosialisasi di SMAN 9
SOSIALISASI - Tim INTI NTT sosialsasi beasiswa ke Tiongkok di SMAN 9 Kupang, Senin (24/8/2026).

“Kampusnya sangat luas dengan berbagai fasilitas olahraga seperti lapangan sepakbola,  lapangan badminton, bolavoli, basket dan lainnya. Pokoknya semua lengkap,” kata Theo.

Untuk proses seleksi, kata Theo tidak ada ujian.  “ Proses seleksi tidak ada ujian. Hanya dua kali wawancara jarak jauh. Pertama oleh konsultan Yovandra di bulan Februari, kedua oleh tim dari universitas di bulan Juli. Wawancara dalam bahasa Inggris dengan durasi tidak lebih dari lima menit,” jelas Theo.

Dia menjelaskan,  tidak ada persyaratan harus bisa berbahasa Mandarin. “Nanti tahun pertama di Nantong hanya belajar Mandarin. Tahun kedua dan seterusnya belajar bidang studi pilihan,” jelas Theo.

Theo menjelaskan empat bidang studi yang ditawarkan adalah Software Technology, Mechatronic Technology (Gabungan Teknik Mesin dan Teknik Elektro), Horticultural Technology dan Food Intelligent Processing Technology. Theo mengatakan, siswa yang berminat, dapat menghubungi pengurus INTI NTT untuk membantu proses pendaftaran.

Para siswa yang mengikuti sosialisasi ini sangat antusias. Mereka berharap bisa lolos untuk mendapatkan kuliah gratis di Tiongkok. Dengan kampus yang memiliki fasilitas sangat lengkap, mereka berharap mendapatkan ilmu yang baik untuk diterapkan di NTT. (eko)

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.