WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Deretan pohon tabebuya kini semakin mudah dijumpai di berbagai sudut Jakarta.
Bunga berwarna merah muda dan putih yang bermekaran membuat sejumlah ruas jalan Ibu Kota tampak lebih semarak, bahkan sekilas menghadirkan suasana seperti musim gugur di luar negeri.
Namun, penanaman tabebuya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bukan sekadar untuk mempercantik wajah kota.
Pohon tersebut kini menjadi bagian dari strategi penghijauan sekaligus upaya menambah vegetasi peneduh dan memitigasi persoalan polusi udara di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Fajar Sauri mengatakan, penanaman tabebuya dilakukan secara berkelanjutan di berbagai lokasi di Jakarta.
"Ini bagian perluasan vegetasi peneduh di taman-taman kota baru, guna mendukung terwujudnya target luasan RTH dan mitigasi polusi udara," kata Fajar saat dihubungi WartaKotaLive.com, Selasa (25/8/2026).
Menurut Fajar, saat ini sekitar 4.000 hingga 5.000 pohon tabebuya telah tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta.
Penanaman itu tidak hanya dilakukan di taman kota. Pemprov DKI juga menempatkan tabebuya di koridor jalan dan jalur hijau pedestrian.
Ke depan, jangkauan penanaman akan diperluas melalui sejumlah proyek penataan ruang publik.
Tabebuya akan menjadi bagian dari proyek penataan koridor trotoar baru, revitalisasi median jalan arteri dan kolektor, hingga kawasan hijau di sekitar fasilitas umum, termasuk halte dan stasiun.
Baca juga: 4.000 Pohon Tabebuya Hiasi Jakarta, Pemprov DKI Perluas Penanamannya
Dengan pola tersebut, Pemprov DKI ingin manfaat penghijauan tidak terkonsentrasi di wilayah tertentu saja.
Pepohonan di sepanjang jalur pejalan kaki dan kawasan transportasi publik diharapkan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan nyaman bagi warga.
"Menjadi peneduh dan penghijauan di seluruh wilayah Jakarta," ujar Fajar.
Tabebuya Bikin Salemba Raya Semakin Berwarna
Efek penanaman tabebuya itu kini terlihat jelas di sejumlah ruas jalan Ibu Kota, salah satunya Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.
Pada Selasa (25/8/2026), deretan tabebuya di sepanjang trotoar tampak dipenuhi bunga berwarna merah muda dan putih.
Bunga-bunga yang bermekaran berpadu dengan hijaunya daun, menciptakan lanskap jalan yang berbeda dibanding biasanya.
Di beberapa titik, bunga yang mulai berguguran bahkan membuat permukaan trotoar terlihat seperti diselimuti kelopak. Suasananya mengingatkan pada perubahan musim di negara empat musim.
Tidak sedikit pejalan kaki yang berhenti untuk menikmati pemandangan tersebut. Sebagian bahkan mengabadikannya lewat kamera ponsel.
Putri (28), warga Bekasi yang tengah melintas di kawasan Salemba Raya, mengaku tertarik dengan pemandangan tabebuya tersebut.
Ia sempat berhenti bersama sepupunya untuk berswafoto.
"Pas gugur gini kayak di Jepang musim gugur ya. Aku senang warna bunganya juga cantik," ujar Putri.
Fajar mengatakan, pohon tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) yang bermekaran memang memberikan nilai estetika tersendiri bagi Jakarta.
"Pohon tabebuya yang mekar indah di Jakarta tidak hanya mempercantik lanskap kota, tetapi juga menghadirkan suasana khas mirip musim sakura di Jepang," katanya.
Di balik keindahan itu, Pemprov DKI berharap perluasan vegetasi tersebut dapat menjadi bagian dari langkah jangka panjang menghadirkan Jakarta yang lebih hijau, teduh, sekaligus lebih nyaman di tengah tekanan polusi dan tingginya aktivitas masyarakat.
.