PAUD Tana Tidung Tuntaskan Sinkronisasi Dapodik 100 Persen, Targetkan Prestasi Nasional
Cornel Dimas Satrio August 25, 2026 10:37 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil menuntaskan sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebelum batas akhir atau cut off 31 Agustus 2026.

Capaian tersebut menunjukkan seluruh satuan PAUD di Kabupaten Tana Tidung telah menyelesaikan proses sinkronisasi data dengan capaian 100 persen.

Bunda PAUD Tana Tidung Vamelia Ibrahim mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti keseriusan satuan PAUD dalam menjaga tata kelola pendidikan, khususnya dari sisi administrasi dan pendataan.

Menurutnya, penyelesaian sinkronisasi lebih awal juga menjadi modal untuk mempertahankan prestasi Tana Tidung dalam pengelolaan Dapodik PAUD.

"Tahun lalu kita masuk tiga besar nasional. Tahun ini, dengan semangat dan fasilitas yang ada, kita harus optimistis bisa menjadi yang terbaik di Indonesia," ujar Vamelia kepada TribunKaltara.com, Selasa (25/8/2026).

Capaian 100 persen tersebut terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata sinkronisasi PAUD di Provinsi Kaltara yang saat ini berada di angka 86,9 persen.

Vamelia memberikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah, tenaga pendidik serta operator PAUD yang telah bekerja menyelesaikan pendataan tersebut.

Baca juga: Capaian Kinerja Bunda PAUD Tana Tidung Raih Penghargaan Nasional, jadi Contoh di Kaltara

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh PAUD di Tana Tidung. Capaian 100 persen sebelum tenggat waktu ini bukti nyata komitmen kita bersama dalam memajukan dunia pendidikan sejak usia dini," katanya.

Ia menilai, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan sarana dan prasarana teknologi yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung kepada satuan PAUD.

Setiap satuan PAUD mendapatkan bantuan dua unit laptop serta tambahan satu unit komputer untuk menunjang kegiatan administrasi dan pendataan.

Menurut Vamelia, fasilitas tersebut telah dimanfaatkan secara optimal oleh satuan pendidikan.

"Fasilitas penunjang seperti bantuan dua laptop untuk setiap PAUD serta tambahan komputer telah dimanfaatkan dengan sangat baik," jelasnya.

Ia menyebut, dukungan perangkat teknologi tersebut turut membantu tenaga pendidik dan operator dalam melakukan proses administrasi maupun sinkronisasi data.

"Ini membuktikan intervensi sarana teknologi informasi secara langsung berdampak pada efisiensi administrasi dan pendataan kita," ucap Vamelia.

Meski seluruh PAUD telah mencapai target sinkronisasi, Vamelia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pengelola satuan pendidikan berpuas diri.

Ia meminta kualitas dan keakuratan data yang dimasukkan ke dalam sistem tetap menjadi perhatian.

Menurutnya, penyelesaian data tepat waktu harus diikuti dengan data yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Ketepatan waktu adalah satu hal, namun akurasi dan kualitas data adalah yang utama. Saya berharap kualitas data ini terus ditingkatkan," tegas Bunda PAUD Tana Tidung.

Vamelia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola PAUD di Kabupaten Tana Tidung.

Terlebih, Tana Tidung sebelumnya berhasil masuk dalam tiga besar nasional untuk Indeks Kualitas Dapodik PAUD.

Ia optimistis prestasi tersebut dapat kembali diraih dengan dukungan seluruh satuan pendidikan dan pemanfaatan sarana teknologi yang telah diberikan pemerintah daerah.

"Semangat dan fasilitas yang ada harus kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas. Kita optimistis bisa menjadi yang terbaik di Indonesia," pungkasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.