Ledakan Petasan di Pekalongan Bikin Pemuda 23 Tahun Luka Parah, Jarinya Putus
deni setiawan August 25, 2026 11:13 PM

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Suara ledakan keras mengagetkan warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Selasa (25/8/2026) dini hari.

Ledakan yang diduga berasal dari petasan itu membuat seorang pemuda berinisial AF (23) mengalami luka serius pada tangan kirinya dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 01.00 di halaman rumah korban.

Warga sekitar yang mendengar suara ledakan kemudian disusul teriakan langsung dibuat geger.

Baca juga: 404 Tahun Kabupaten Pekalongan, DPRD Serukan Bangkit dan Benahi Tata Kelola

"Saat itu terdengar suara ledakan keras dan teriakan dari halaman rumah."

"Keluarga korban kemudian keluar dan mendapati korban sudah berada di teras dalam kondisi mengalami luka pada tangan kiri," kata Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti.

Menurut keterangan, ayah dan ibu korban keluar rumah setelah mendengar ledakan. Keduanya mendapati AF dalam kondisi kesakitan sambil memegangi tangan kirinya.

Korban kemudian meminta keluarganya mencari bagian jari yang mengalami luka akibat ledakan.

Keluarga bersama warga selanjutnya membawa AF ke RSI Pekajangan untuk mendapatkan penanganan medis.

"Saat ini, korban masih menjalani rawat inap," jelas Iptu Suwarti.

Petugas yang melakukan pemeriksaan di lokasi menemukan bekas ledakan di sekitar tong sampah yang berada di halaman rumah korban.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan ledakan.

Barang tersebut berupa sebuah cobek yang rusak, dua paku, mata obeng, dua potong kawat, sebuah stoples berisi bubuk mesiu, serta serpihan kertas petasan.

• Kepergok Curi Motor di Solo, Pria Asal Kudus Dikejar Korban hingga Karanganyar

"Selain itu, polisi menemukan bagian jari korban di sekitar lokasi kejadian," ujarnya.

Akibat ledakan tersebut, AF mengalami sejumlah luka pada tangan kiri.

Polisi mencatat adanya luka robek pada telapak tangan, luka pada beberapa jari, serta luka pada bagian pergelangan lengan bawah.

"Kami masih melakukan penanganan dan pendalaman untuk mengetahui secara pasti proses pembuatan maupun penggunaan petasan yang menyebabkan ledakan," imbuhnya.

Suwarti mengimbau masyarakat agar tidak membuat, menyimpan, maupun menggunakan petasan yang dapat membahayakan keselamatan.

Petasan yang dirakit dengan bahan tertentu berpotensi menimbulkan ledakan dan melukai pembuat maupun orang di sekitarnya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bermain-main dengan petasan atau bahan yang dapat menimbulkan ledakan."

"Keselamatan harus menjadi perhatian utama karena dampaknya dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.