TRIBUNNEWS.COM - Politeknik Statistika STIS - Badan Pusat Statistik (BPS) membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan kuota 564 orang.
Penerimaan mahasiswa baru ini berstatus ikatan dinas tahun akademik 2026/2027.
Ada 3 jalur pendaftaran, yaitu Jalur Reguler/Umum, Jalur Afirmasi Kewilayahan dan Jalur Pembibitan.
Seleksi terbuka bagi lulusan SMA/MA/SMK/MAK semua jurusan.
Pendaftaran Politeknik Statistika STIS 2026 dibuka mulai 18 sampai 30 Agustus 2026.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN) di alamat https://sscasn.bkn.go.id.
Jika dinyatakan lolos seleksi administrasi, peserta dikenakan biaya seleksi sebesar Rp300.000 sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Badan Pusat Statistik.
Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.
Biaya seleksi dan biaya administrasi bank yang telah dibayarkan, tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.
Lantas, bagaimana tata cara pembayaran biaya seleksi Politeknik Statistika STIS 2026?
Simak panduan resminya di bawah ini.
Baca juga: PKN STAN Buka Kuota 1.000 Mahasiswa 2026, Cek Rincian Kuota Tiap Jurusan
Tata Cara Pembayaran Biaya Seleksi Politeknik Statistika STIS 2026
1. BRI
Via ATM:
- Masukan kartu ATM dan PIN,
- Pilih menu transaksi lain,
- Pilih pembayaran,
- Pilih menu lainnya,
- Pilih menu MPN,
- Masukkan 15 digit kode billing "Pastikan nama pada data wajib bayar sesuai dengan nama pendaftar",
- Konfirmasi pembayaran dan selesaikan transaksi,
- Cetak/foto dan simpan bukti pembayaran.
Via Aplikasi BRImo:
- Buka aplikasi BRImo,
- Pilih menu lainnya,
- Pilih Tagihan,
- Pilih Penerimaan negara,
- Masukkan 15 digit kode billing "Pastikan nama pada data wajib bayar sesuai dengan nama pendaftar", bayar tagihan dan simpan bukti transaksi.
2. BNI
ATM:
- Masukkan kartu ATM dan PIN,
- Pilih menu Pembayaran dan pilih Pajak/Penerimaan Negara,
- Pilih menu Pajak/PNBP/Bea & Cukai dan masukkan 15 digit kode billing "Pastikan nama pada data wajib bayar sesuai dengan nama pendaftar",
- Transfer tagihan yang tertera dan cetak/foto bukti transfer.
BNI Mobila Banking:
- Buka aplikasi BNI Mobile Banking,
- Pilih menu Pembayaran,
- Penerimaan Negara,
- Masukkan 15 digit kode billing "Pastikan nama pada data wajib bayar sesuai dengan nama pendaftar", selesaikan tagihan dan simpan bukti transaksi.
Baca juga: Syarat Tinggi Badan Sekolah Kedinasan 2026, Cek Ketentuan IPDN, STMKG hingga PKN STAN
3. Bank Mandiri
ATM:
- Masukkan kartu ATM dan PIN,
- Pilih menu Bayar/Beli dan pilih Penerimaan Negara,
- Pilih menu Pajak/PNBP/Cukai dan masukkan 15 digit kode billing "Pastikan nama pada data wajib bayar sesuai dengan nama pendaftar",
- Transfer tagihan yang tertera dan cetak/foto bukti transfer.
Livin' by Mandiri Bank Mandiri:
- Buka aplikasi Livin,
- Pilih menu Bayar/VA,
- Pilih menu Pajak,
- Pilih Pajak/PNBP/Cukai,
- Masukkan 15 digit kode billing "Pastikan nama pada data wajib bayar sesuai dengan nama pendaftar", bayar tagihan dan simpan transaksi.
4. BCA
ATM:
- Masukan kartu ATM dan PIN,
- Pilih menu Bayar/Beli dan pilih Penerimaan Negara,
- Pilih menu Pajak/PNBP/Cukai dan masukkan 15 digit kode billing "Pastikan nama pada data wajib bayar sesuai dengan nama pendaftar",
- Transfer tagihan yang tertera dan cetak/foto bukti transfer.
myBCA:
- uka aplikasi myBCA,
- Lakukan login dengan detail akun myBCA nasabah BCA,
- Pilih "Semua Menu",
- Pada submenu Bayar dan Isi Ulang,
- Pilih menu "MPN",
- Masukkan 15 digit Kode Billing "Pastikan nama pada data wajib bayar sesuai dengan nama pendaftar",
- Selesaikan transaksi hingga memasukkan PIN rekening,
- Setelah Konfirmasi, nasabah akan mendapatkan struk digital Bukti Penerimaan Negara (BPN) dan simpan transaksi.
Informasi lebih lanjut mengenai seleksi penerimaan mahasiswa baru Politeknik Statistika STIS 2026 dapat dilihat pada laman spmb.stis.ac.id.
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)