TRIBUNJAKARTA.COM - Artis Revaldo Fifaldi ditangkap Tim Satuan Reserse Narkotika Polres Metro Jakarta Barat di Apartemen Altiz, Tangerang Selatan pada Senin (24/8/2026) sekira pukul 17.30 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi mengatakan mendapat laporan dari warga soal penyalahgunaan narkoba.
Tim penyeleidikan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di apartemen, petugas mengamati seorang pria dengan ciri-ciri mencurigakan yang identik dengan informasi awal.
Petugas bergerak cepat mengamankan Revaldo dan menyisir area kamar.
Penggeledahan intensif menghasilkan temuan barang bukti yang disembunyikan di area rak sepatu.
Dari rak sepatu tersebut, polisi menemukan tiga plastik klip bekas pakai sabu serta alat hisapnya.
Polisi juga menemukan sejumlah obat penenang yakni setengah butir obat penenang alprazolam dan setengah butir xanax.
Dalam pemeriksaan awal dan interogasi di tempat, tersangka Revaldo mengakui kepemilikan barang bukti tersebut.
Ia mengakui paket sabu seberat setengah gram didapatkan dari seorang pemasok seharga Rp 650.000 melalui mekanisme pembayaran transfer bank.
"Hasil tes urine terhadap tersangka RF menyatakan yang bersangkutan positif mengonsumsi narkotika dan psikotropika," tegas Kombes Pol Nasriadi.
Saat ini, Revaldo beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Barat guna menjalani pemeriksaan mendalam serta pengembangan jaringan penyedia barang terlarang tersebut.
Sebagai informasi, Revaldo pernah beberapa kali terjerat kasus narkoba.
Revaldo pernah ditangkap pada 2006 karena memiliki paket sabu.
Dia divonis 2 tahun penjara dalam kasus itu.
Revaldo kembali ditangkap pada tahun 2010 atas kepemilikan 62 gram sabu.
Lalu Revaldo ditangkap lagi pada tahun 2023 atas kepemilikan, ganja, sabu dan pil ekstasi.
Kala itu Revaldo menjalani rehabilitasi di BNNP.
Di tahun 2023, Revaldo mengakui alasan dirinya kembali menggunakan narkoba.
Ia mengatakan masalah mental membuatnya relapse (kambuh) sehingga memakai narkoba lagi.
"Saya relapse, saya kambuh, saya adalah pencandu yang mempunyai masalah mental," kata Revaldo saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/1/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Revaldo menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian.
Ia menganggap hal ini sebagai teguran.
"Terima kasih, Polda Metro Jaya sama Direktorat Narkoba yang sudah menegur saya kembali. Lebih baik ditegur bapak-bapak ini daripada ditegur Yang Maha Kuasa," kata Revaldo, Jumat (13/1/2023).
Revaldo juga meminta maaf karena dirinya memakai narkoba.
Aktor tersebut menjelaskan jika dirinya ingin sembuh dari narkoba.
"Terima kasih juga karena saya akan dibimbing dan dibina sebaik mungkin. Yang terbaik buat saya, saya dibimbing yang terbaik buat saya oleh bapak-bapak ini dan BNNP, terus kejaksaan semua terkait. Mudah-mudahan saya bisa sehat kembali, bisa sembuh dan bisa kembali dipercaya oleh teman-teman semua. Maaf, saya cuman pengen sembuh, terima kasih," jelasnya.