Sempat Dikira Sampah, Balita 2 Tahun Selamat Usai Terlempar dari Bus Malam di Pangandaran
Hari Susmayanti August 26, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, PANGANDARAN - Rombongan wisatawan yang menggunakan bus pariwisata tak menyadari ada salah satu penumpang yang terlempar jatuh saat kendaraan melintas di Jalan Raya Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026) malam. 

Penumpang yang terlempar dari pintu bus adalah balita berusia 2 tahun berinisial I.

Bus tujuan Banyumas itu melaju terus dan baru berhenti setelah dikejar oleh pengendara lainnya.

Beruntung, balita yang terlempar dari dalam bus hanya mengalami luka ringan.

Belum diketahui penyebab terlemparnya balita itu, namun diduga, korban memainkan handle pintu sehingga terjatuh saat bus melaju ke arah Banyumas.

Dikutip dari Tribun Jabar, insiden ini bermula saat bus yang membawa rombongan keluarga itu melaju dari arah Pangandaran menuju ke Ciamis.

Sekitar pukul 20.00 WIB, bus melintas di jalur arteri Kalipucang.

Tanpa disadari penumpang lain maupun orang tua korban, pintu akses bus tiba-tiba terbuka dan balita tersebut terhempas ke jalan. 

Baca juga: Muhamad Agusalim Tekankan Pentingnya Peran Orang Tua untuk Cegah Kenalakan Remaja

Jatuhnya korban ke jalan disaksikan jelas oleh pengendara yang melaju di belakang bus.

Pengendara mobil bernama Dely Mulyana awalnya mengira benda yang jatuh dari dalam bus adalah sampah.

Melihat ada benda yang jatuh, Dely pun berinisiatif untuk memperlambat laju kendaraanya.

Namun setelah mendekat, ternyata benda yang jatuh itu adalah seorang balita.

Dely pun langsung berhenti dan menolang bocah malang tersebut.

Dia dibantu oleh pengendara lain yang turut berhenti.

Setelah memastikan korban dalam kondisi selamat, Dely bersama pengendara lainnya langsung mengejar bus pariwisata tersebut.

Pengemudi bus dan penumpangnya saat itu belum sadar kalau ada salah satu balita yang terjatuh.

Dely pun memacu kendaraanya sambil membunyikan klakson supaya bus segera berhenti.

Setelah melakukan pengejaran beberapa saat, bus akhirnya berhenti di sekitar Lapangan Kalipucang. 

Dely kemudian menyampaikan kepada penumpang dan pengendara bus kalau ada anak yang terjatuh.

Oleh pihak keluarga, korban kemudian langsung dibawa ke Klinik Bhakti Medika Kalipucang sekitar pukul 20.30 WIB.

Petugas pelayanan kesehatan klinik, Yuni, mengatakan korban mengalami luka lecet pada bagian kiri wajah dan benjolan di pelipis.

Meski terlempar dari kendaraan yang sedang melaju, korban dilaporkan tidak mengalami cedera fatal.

Hasil observasi medis menunjukkan kondisi balita tersebut cukup stabil sehingga keluarga memilih menjalani rawat jalan.

Setelah mendapat penanganan, keluarga melanjutkan perjalanan menuju Banyumas.

Hingga kini, informasi yang tersedia belum menyebut adanya proses hukum atau pemeriksaan lebih lanjut terhadap awak bus terkait insiden tersebut.

Penyebab pasti terbukanya pintu bus juga masih menyisakan pertanyaan, terutama karena awak kendaraan menyebut pintu sebelumnya dalam kondisi tertutup.

Penyebab masih didalami

Dugaan awal mengarah pada handle pintu yang dimainkan korban.

Namun, kepastian mengenai penyebab pintu terbuka masih belum diketahui.

Awak bus sempat menyampaikan bahwa pintu kendaraan sebelumnya berada dalam kondisi tertutup sebelum insiden terjadi.

Karena itu, dugaan soal kelalaian penguncian maupun kemungkinan pintu terbuka akibat handle dimainkan korban masih memerlukan penelusuran lebih lanjut. 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.