TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kediaman Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di kawasan Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, dipenuhi suasana religius pada Selasa (25/8/2026) malam.
Ribuan masyarakat hadir mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang sekaligus dirangkai dengan Haul ke-12 suami Khofifah, H. Indar Parawansa.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, Anggota DPD RI Lia Istifhama, Staf Khusus Kementerian PPPA Patimasang Mannagali Parawansa, serta Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifudin Chalim.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperbanyak doa dan berharap mendapatkan syafaat Rasulullah SAW.
"Di sini kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua mendapat syafaat Rasulullah SAW. Semoga kita semua dikumpulkan bersama dengan beliau di surga nanti. Amin," ujarnya.
Baca juga: Khofifah Ajak Anak Korban Gempa NTT Bermain Ular Tangga, Siapkan Tambahan 5 Ton Beras
Peringatan Maulid Nabi tahun ini memiliki makna khusus bagi Khofifah karena bertepatan dengan Haul ke-12 sang suami, H. Indar Parawansa, yang meninggal dunia pada 2014 silam.
Khofifah menjelaskan, dalam perhitungan kalender Hijriah, wafatnya sang suami bertepatan dengan malam 12 Rabiul Awwal. Karena itu, ia berharap momentum Rabiul Awwal membawa keberkahan sekaligus menjadi kesempatan bagi keluarga dan masyarakat untuk mendoakan almarhum.
"Suami saya meninggal tanggal 11 Rabiul Awwal malamnya, dan proses pemakamannya di tanggal 12 Rabiul Awwal. Kalau bisa ambil berkahnya Rabiul Awwal, saya mohon doa semuanya. Mudah-mudahan beliau dipanggil dalam keadaan Husnul Khotimah dan mudah-mudahan beliau mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT," tuturnya.
Selain mendoakan almarhum suaminya, Khofifah juga mengajak masyarakat mendoakan ayahanda Wagub Emil Dardak, Hermanto Dardak.
Hermanto Dardak yang merupakan mantan Wakil Menteri Pekerjaan Umum periode 2010–2014 sekaligus ayah Emil Dardak meninggal dunia dalam kecelakaan pada 20 Agustus 2022.
Khofifah menyampaikan permohonan doa tersebut dalam rangka mengenang wafatnya Hermanto Dardak yang telah berlangsung beberapa tahun lalu.
"Peringatan wafatnya ayah Pak Emil seminggu lalu. Saya juga mohon doanya, mudah-mudahan beliau mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT dan dipanggil dalam keadaan Husnul Khotimah," katanya.
Permohonan doa tersebut disampaikan di tengah rangkaian acara yang berlangsung khidmat bersama ribuan masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-12 H. Indar Parawansa diawali dengan khataman Al-Qur'an pada sore hari. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Syaraful Anam.
Memasuki malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tausiyah, serta doa yang disampaikan KH Asep Saifuddin Chalim.
Sementara itu, pembacaan Yasin dipimpin Sheikh Ahmad Muhammad Mabruk Al-Khusaini dari Mesir. Pembacaan tahlil dipimpin KH Hafidzul Hakim Noer atau Gus Hafidz.
Adapun pembacaan sholawat dan mahalul qiyam dipimpin Gus Hafidz bersama Hadrah Syubbanul Muslimin.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti antusias oleh masyarakat yang hadir.
Di penghujung acara, Khofifah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir dan meluangkan waktu untuk mengikuti rangkaian Maulid Nabi sekaligus Haul H. Indar Parawansa.
Ia secara khusus mengapresiasi para tetangga, Muslimat NU, serta keluarga besar Lembaga Pendidikan Khadijah yang turut hadir dan mengikuti doa bersama.
"Terima kasih, para tetangga RT, RW semuanya. Terima kasih untuk Muslimat NU dan keluarga besar Lembaga Pendidikan Khadijah. Mudah-mudahan Allah menjaga kita semua, dijauhkan dari fitnah dunia dan akhirat. Amin. Terima kasih semuanya, mohon maaf jika ada kekurangan," pungkasnya.