Baru Dirilis Sudah Dipesan Ribuan, Ini Artid dan Filosofi dan Bahan Jersey Persib
Kemal Setia Permana August 26, 2026 01:33 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Manah jeung Geutih (hati dan darah) jadi tema besar desain jersey Persib Bandung yang baru untuk kompetisi musim 2026/2027 yang resmi diluncurkan di Bandung Arena, Selasa (25/8/2026).

Mengusung konsep Lives Inside Us, jersey musim ini membawa pesan tentang identitas, nilai, dan semangat yang terus hidup di dalam Persib dan seluruh elemen yang menjadi bagian dari klub.

Lebih dari sekadar perlengkapan pertandingan, jersey menjadi simbol kebanggaan yang menghubungkan klub, Kota Bandung, pemain, dan Bobotoh.

Dalam launching jersey ini, Persib menggandeng berbagai elemen masyarakat melalui fesyen show. Ada dari komunitas skateboard, BMX, binaraga, musisi, konten kreator, hingga keluarga yang membawa anak.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan bahwa jersey musim ini tidak hanya menjadi identitas yang dikenakan ketika Persib bertanding, tetapi juga menjadi bagian dari cerita setiap Bobotoh.

"Lives Inside Us menggambarkan semangat yang terus hidup di dalam diri kita untuk menjaga kebanggaan, menghadapi tantangan, dan terus melangkah bersama. Karena itu, kami berharap setiap jersey yang dikenakan Bobotoh, dapat membawa rasa memiliki dan menjadi bagian dari perjalanan baru Persib di musim ini," ujar Adhitia di sela launching.

Filosofi Jersey Home

Menurut Adhitia, jersey home mempertahankan warna biru sebagai identitas utama Persib sekaligus simbol kesetiaan yang terus melekat dalam perjalanan klub.

Desainnya menghadirkan ornamen garis vertikal dengan warna yang merepresentasikan kedekatan dengan Kota Bandung.

Elemen tersebut mempertemukan identitas PERSIB dengan karakter kota yang menjadi rumah dan bagian penting dari perjalanan klub.

Baca juga: Mengungkap Makna Manah jeung Getih di Pesta Biru, Persib Pastikan Tetap Buru Gelar Juara

"Jersey Home membawa pesan Ketangguhan dalam Harmoni (Resilience Through Harmony). Ketika tantangan hadir, kekuatan Persib tumbuh dari kemampuan seluruh elemennya untuk tetap bersatu dan saling menguatkan," kata Adhitia.

Warna Biru, menurutnya, menjadi titik temu antara pemain, klub, dan Bobotoh dalam satu semangat.

"Semangat untuk menjaga kebanggaan sekaligus membuka lembaran baru bersama," kata dia.

Filosofi Jersey Away

Sedangkan untuk jersey away yang dominan berwarna putih, menurut Adhitia, melambangkan kesetiaan yang menemani di mana pun berjuang.

"Jersey Away merepresentasikan kesetiaan dan semangat juang yang terus menyertai Persib, ketika menjalani pertandingan di luar Bandung. Setiap laga tandang membawa tantangan tersendiri. Namun, jarak tidak pernah menghapus keterhubungan antara Persib dan Bobotoh," katanya

Jersey ini, dijelaskan Adhitia, menjadi simbol dari ribuan hati yang tetap terhubung meski berada di tempat berbeda.

"Dukungan tersebut menjadi energi bagi para pemain untuk terus berjuang, menghadapi setiap tantangan, dan memberikan yang terbaik di lapangan. Di mana pun Persib bertanding, semangat Bobotoh selalu menjadi bagian dari langkah yang dijalani bersama," ujar Adhitia.

Jersey Ketiga

Sementara jersey ketiga atau third, hadir dengan pendekatan desain yang lebih berani, dan membawa pesan tentang semangat baru dalam menghadapi perkembangan zaman.

"Perpaduan warna salmon, yang merepresentasikan kehangatan hati, dengan biru muda, yang menggambarkan kejernihan pikiran, menghadirkan karakter yang optimistis, kreatif, dan penuh fokus," katanya.

Garis membujur yang tegas, dikatakan Adhitia, memperkuat karakter dinamis sekaligus adaptif, elemen tersebut merepresentasikan kemampuan Persib untuk terus berkembang dan beradaptasi, tanpa meninggalkan identitas yang telah menjadi bagian dari klub.

"Semangat baru bukan berarti meninggalkan apa yang telah dimiliki. Sebaliknya, perubahan menjadi ruang bagi Persib untuk terus belajar, bertumbuh, dan melangkah ke depan dengan fondasi yang tetap kuat," katanya.

Baca juga: Daftar Lengkap Ofisial Tim Persib Bandung: Igor Tolic hingga Geraldo Santos

Adhitia menjelaskan, ketiga jersey memiliki karakter visual yang berbeda, tetapi dipersatukan oleh satu pesan, semangat Persib yang terus hidup di dalam diri setiap elemennya.

"Melalui Lives Inside Us Persib ingin mengajak Bobotoh memandang jersey musim 2026/2027 bukan hanya sebagai pakaian yang dikenakan saat pertandingan. Tetapi juga sebagai bagian dari identitas, kenangan, dan cerita yang akan dibangun sepanjang musim," tuturnya.

Memasuki musim baru, menurut Adhitia, setelah perjalanan kompetitif yang menghadirkan berbagai tantangan dan pencapaian, Persib kembali membuka lembaran baru bersama seluruh keluarga besar klub.

"Perjuangan untuk mempertahankan prestasi bukan hanya milik mereka yang berada di lapangan. Semangat tersebut menjadi energi bersama yang tumbuh dari klub, pemain, tim, dan Bobotoh," katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.