TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Tim judo Kabupaten Bone membidik medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026.
Bertanding sebagai salah satu tuan rumah membuat para judoka Bone memiliki motivasi tambahan untuk tampil maksimal di hadapan masyarakat sendiri.
Cabang olahraga (cabor) judo akan dipertandingkan selama lima hari di GOR Lapatau, Jalan Reformasi, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 6 November 2026, lebih awal sebelum pembukaan resmi Porprov Sulsel XVIII yang dijadwalkan 7 November 2026.
Sebanyak 35 kelas akan dipertandingkan dalam cabor judo dengan total 176 keping medali yang diperebutkan.
Medali tersebut terdiri dari 48 emas, 48 perak, dan 80 perunggu.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bone, Andi Akbar, mengatakan para judoka Bone telah melakukan persiapan untuk menghadapi persaingan pada ajang tersebut.
Latihan dilakukan secara terukur untuk meningkatkan kesiapan fisik dan teknik atlet sebelum pertandingan.
Andi Akbar yang juga Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Bone optimistis atletnya mampu meraih hasil terbaik.
"Dengan porsi latihan yang selama ini kita lakukan, atlet-atlet kami siap dan siap mempersembahkan medali emas untuk Kabupaten Bone," kata Andi Akbar saat ditemui di Rujab Bupati Bone, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, status Bone sebagai salah satu tuan rumah menjadi keuntungan tersendiri bagi para atlet.
Dukungan masyarakat yang hadir langsung di arena pertandingan diharapkan dapat menambah motivasi para judoka Bone.
Salah satu atlet judo Bone, Asdar, juga menyatakan kesiapan menghadapi Porprov Sulsel XVIII 2026.
Ia mengatakan persiapan bersama tim terus dilakukan menjelang pertandingan.
"Kami siap bertanding dan akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Bone. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar bisa meraih hasil maksimal," ujar Asdar.
Asdar mengaku tampil di hadapan masyarakat Bone memberikan motivasi tersendiri.
Ia bersama rekan-rekannya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan bertanding di kandang sendiri.
"Target tentu medali. Kami akan berusaha maksimal di setiap pertandingan dan tidak mau menyia-nyiakan kesempatan bermain di kandang sendiri," tandasnya.
Sementara itu, rangkaian pertandingan judo akan diawali dengan registrasi dan keabsahan peserta pada 2 November 2026.
Agenda dilanjutkan penyegaran wasit dan juri, technical meeting, serta timbang badan.
Pertandingan di atas matras dimulai 3 November melalui nomor Kata, yakni Nage No Kata dan Juno Kata.
Pada 4 November, pertandingan dilanjutkan dengan nomor perorangan U-23 atau junior.
Selanjutnya, nomor perorangan senior dipertandingkan pada 5 November.
Rangkaian judo Porprov Sulsel XVIII 2026 ditutup pada 6 November melalui nomor beregu campuran sekaligus agenda UPP.
Porprov Sulsel XVIII 2026 sendiri akan digelar pada 7 hingga 14 November 2026 dengan Kabupaten Bone dan Wajo sebagai tuan rumah bersama. (*)