Profil Elkan Baggott Bek Baru Millwall Bakal Jadi Andalan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Fitriadi August 26, 2026 02:42 PM

BANGKAPOS.COM - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, masuk daftar 26 nama calon pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 bocoran pengamat sepak bola Ronny Pangemanan atau akrab disapa Bung Ropan.

Elkan Baggott belum lama ini bergabung dengan Millwall, klub kasta kedua Liga Inggris yang berbasis di Bermondsey, London Tenggara.

Pemain bertahan lahir pada 23 Oktober 2002 di Bangkok, Thailand ini menjadi satu di antara pilar penting skuad Garuda.

Elkan kembali mendapat tempat di skuad Timnas Indonesia era pelatih John Herdman.

Ia cukup lama tidak tampil bersama tim Merah Putih.

Debut Bersama Millwall

Elkan Baggott tampil istimewa dalam debut resminya bagi Millwall saat tampil di Carabao Cup 2026-2027.

Baca juga: Profil Luke Vickery Winger Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Tolak Tawaran Klub Inggris

Debut Elkan Baggott tercipta saat timnya bertandang ke markas Cambridge United, Rabu (26/8/2026) WIB.

Pada pertandingan tersebut, bek berusia 23 tahun ini tampil sebagai starter di pos bek tengah kiri dan bermain penuh.

Baca juga: Profil Jay Idzes Pemain Termahal Timnas Indonesia Bakal Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026

Baca juga: Daftar Pemain Termahal Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Berkat penampilan apiknya dalam bertahan, Millwall sukses mengemas kemenangan dengan skor tipis 1-0.

Adapun satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan ini dibuat oleh Jake Cooper pada menit ke-10.

Duet Baggott di jantung pertahanan itu mencetak golnya dengan tembakan kaki kiri dari tengah kotak 16 yang mengarah ke pojok bawah kiri gawang lawan.

Berkat gol tersebut dan keberhasilannya membawa The Lions mencetak clean sheet, Cooper mendapat ponten atau nilai tertinggi versi FotMob dengan rating 8,8.

Sementara Baggott mendapat ponten tertinggi kedua di antara pemain Millwall dan Cambridge United dengan rating 8,3.

Ponten ini didapat pemain kelahiran Bangkok, Thailand, itu berkat aksi bertahannya yang lugas sepanjang laga.

Dilansir dari FotMob, Baggott menjadi pemain dengan kontribusi bertahan terbanyak di pertandingan itu, yakni 19 aksi bertahan.

Tercatat eks pemain Ipswich Town tersebut membuat 12 sapuan di mana 10 di antaranya lewat tandukan.

Kemudian, Baggott juga membuat 3 tekel sukses, 3 intersep, dan 1 blok yang membuat gawang Millwall sulit dibobol lawan.

Tak hanya solid dalam bertahan, Baggott memanfaatkan posturnya yang tinggi untuk membantu serangan.

Terbukti dirinya mampu melepaskan 1 tandukan pada menit ke-16 yang masih menyamping tipis di kanan gawang lawan.

Dengan penampilan ini, Baggott diprediksi akan diandalkan oleh The Lions saat tampil di putaran ketiga Carabao Cup 2026-2027.

Meski begitu, penampilan apik Baggott dirasa belum bisa mematahkan duet Cooper dan Caleb Taylor di tim utama.

Cooper dan Taylor menjadi duet andalan Millwall sejak awal musim 2026-2027 karena sukses mencetak 2 clean sheet dari 3 pertandingan.

Berkat duet tersebut, klub yang juga berjulukan The Dockers ini bisa duduk di puncak klasemen sementara Championship 2026-2027.

Sekadar informasi tambahan, Baggott baru bergabung Millwall setelah ditebus dari Ipswich pada musim panas 2026.

Demi memboyongnya, mereka mengeluarkan The Lions dikabarkan mengeluarkan dana total 2 juta paun (Rp48,2 miliar).

Nominal tersebut terdiri dari 1 juta paun sebagai uang transfer dan 1 juta paun sebagai bonus dengan syarat tertentu.

Selain itu, Ipswich memasukkan klausul penjualan kembali sebesar 20 persen andai Millwall menjualnya di kemudian hari.

Profil Elkan Baggott

Elkan Baggott yang memiliki nama lengkap Elkan William Tio Baggott, lahir pada 23 Oktober 2002 di Bangkok, Thailand.

Ia merupakan pemain sepak bola profesional yang berposisi sebagai bek tengah atau bek kiri.

Baggott memiliki darah Indonesia dari sang ibu dan Inggris dari ayahnya.

Ia menjadi salah satu talenta muda yang kini memperkuat Timnas Indonesia serta mencuri perhatian lewat kiprahnya di Inggris.

Baggott menghabiskan masa kecilnya di Bangkok sebelum mulai mengenal sepak bola melalui Soccer Schools International (SSI) di Jakarta.

Akademi tersebut didukung oleh Arsenal dan dikelola oleh Max Belli, yang melihat potensi besar dalam diri Baggott.

Selain berlatih sepak bola, ia juga menempuh pendidikan di British School Jakarta, di mana ia sempat menjabat sebagai kapten tim sepak bola sekolah.

Pada 2011, keluarganya kemudian pindah ke Inggris, yang menjadi titik awal perkembangan karier profesionalnya.

Pada 2019, Baggott bergabung dengan Ipswich Town melalui program beasiswa dua tahun.

Ipswich Town Football Club (dikenal sebagai The Tractor Boys) adalah klub sepak bola profesional kasta tertinggi di Liga.

Klub ini berbasis di Ipswich, Suffolk, dan saat ini berkompetisi di Premier League musim 2026/2027.

Ia menjalani debut senior pada 6 Oktober 2020 saat Ipswich menang 2-0 atas Gillingham di Carabao Cup.

Pada Januari 2021, Baggott menandatangani kontrak profesional pertamanya yang berlaku hingga 2023, dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Ia kemudian mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di liga profesional Inggris saat menjalani debut di League One melawan Rotherham United pada April 2022.

Sempat dipinjamkan ke beberapa klub Inggris, Baggott memperpanjang kontraknya di Ipswich Town hingga 2028.

Namun, pada musim 2025/2026, perannya di tim utama masih terbatas. Ia baru mencatatkan delapan penampilan dan mencetak satu gol bersama Ipswich.

Ironisnya, Baggott belum merasakan bermain di kompetisi kasta kedua Liga Inggris, Championship, pada musim ini.

Ia lebih sering tampil bersama tim U-21 dengan catatan enam penampilan, serta dua penampilan bersama tim senior di ajang Piala FA.

Situasi tersebut membuat menit bermainnya di level tertinggi masih belum maksimal, meski potensinya sebagai salah satu bek masa depan Timnas Indonesia tetap menjanjikan.

Kabar terbaru, Baggott telah resmi bergabung dengan Millwall, klub kasta kedua Liga Inggris.

Ia resmi bergabung dengan Millwall FC pada tanggal 15 Juli 2026. Klub mengumumkan perekrutannya secara daring, sementara perkenalan resminya dilakukan keesokan harinya, Kamis, 16 Juli 2026.

Pilar Timnas Indonesia

Dengan tinggi mencapai sekitar 196 cm, Baggott memiliki keunggulan utama dalam duel udara, baik saat bertahan maupun membantu serangan melalui bola mati.

Gaya bermainnya dikenal lugas, kuat dalam duel satu lawan satu, serta cukup tenang dalam mengalirkan bola dari lini belakang.

Karier profesionalnya berkembang di Inggris bersama Ipswich Town, klub yang menjadi tempatnya menimba pengalaman sekaligus meningkatkan kualitas permainan di level kompetitif Eropa.

Baggott mulai mencuri perhatian sejak menjalani debut bersama Timnas Indonesia di usia muda. 
Ia kemudian menjadi bagian penting lini pertahanan Garuda dalam beberapa ajang besar, termasuk Piala AFF dan Piala Asia.

Namun, perjalanan internasionalnya sempat terhenti.

Penampilan terakhirnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada babak 16 besar Piala Asia 2023 melawan Australia pada Januari 2024.

Total, ia telah mencetak 23 penampilan bersama Timnas Indonesia dan mencetak 2 gol dan 2 assist.

Setelah itu, ia tidak lagi masuk dalam skuad selama lebih dari dua tahun, meski terjadi pergantian pelatih dari Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert.

Comeback di Era John Herdman

Kembalinya Elkan Baggott akhirnya terjadi pada tahun 2026, tepat setelah kursi pelatih Timnas Indonesia dipegang oleh John Herdman.

Awalnya, John Herdman memanggil 41 pemain. Namun hanya 24 pemain yang dipilih, termasuk Elkan Baggott.

Pelatih asal Kanada tersebut secara langsung memasukkan nama Baggott dalam daftar pemain untuk ajang FIFA Series 2026, menandakan bahwa sang bek masih menjadi bagian penting dalam rencana tim.

Bahkan, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa pemanggilan Baggott merupakan kebutuhan khusus dari Herdman dalam memperkuat lini pertahanan.

Di FIFA Series, Timnas Indonesia akan melawan Saint Kitts and Nevis terlebih dahulu Jumat, 27 Maret 2026, pukul 20.00 WIB.

Jika menang, Timnas Indonesia akan melawan pemenang antara Kepulauan Solomon atau Bulgaria di final. Sementara tim yang kalah akan saling bentrok untuk memperebutkan tempat ketiga.

Terlepas dari itu, comeback ini juga mengakhiri penantian panjang publik yang ingin melihat kembali aksi bek berusia 23 tahun tersebut bersama Garuda.

Kehadiran Elkan Baggott membuat lini belakang Timnas Indonesia semakin solid. Ia berpotensi membentuk duet ideal bersama bek-bek lain seperti Jay Idzes atau Justin Hubner.

Dengan postur tinggi dan pengalaman bermain di Inggris, Baggott diprediksi menjadi kunci dalam membangun pertahanan kokoh, bahkan disebut bisa membantu menciptakan “tembok” di lini belakang Timnas Indonesia.

Comeback ini bukan sekadar pemanggilan biasa. Bagi Elkan Baggott, ini adalah momentum untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi pilihan utama di jantung pertahanan Timnas Indonesia.

Dengan usia yang masih relatif muda dan pengalaman Eropa yang terus bertambah, masa depan Baggott bersama Garuda masih sangat panjang.

Biodata Elkan Baggott
  • Nama Lengkap: Elkan William Tio Baggott
  • Tempat/Tanggal Lahir: Bangkok, Thailand / 23 Oktober 2002
  • Kewarganegaraan: Indonesia (WNI sejak November 2021)
  • Posisi: Bek Tengah
  • Tinggi Badan: 196 cm
  • Kaki Dominan: Kiri
  • Klub Saat Ini: Millwall FC (Inggris)

(Bangkapos.com/Bolasport.com/Tribunnews.com/Ali)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.