TRIBUNNEWS.COM - Cristiano Ronaldo menjalani starter perdananya di Liga Arab Saudi 2026/2027 dengan malam yang jauh dari kata memuaskan.
Kapten Al Nassr itu tampil selama satu babak saat timnya tertinggal dua gol dari Al Ettifaq, dan diwarnai sejumlah gestur kesal sebelum akhirnya ditarik keluar pada jeda pertandingan.
Al Nassr memang akhirnya pulang dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Al Ettifaq pada matchday ketiga Liga Arab Saudi di Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Rabu (26/8/2026) dini hari WIB.
Namun, hasil akhir yang manis itu berbanding terbalik dengan penampilan individu Cristiano Ronaldo.
Laga melawan Al Ettifaq menjadi penampilan pertama Ronaldo sebagai starter di Liga Arab Saudi musim ini.
Sebelumnya, pemain berusia 41 tahun itu baru tampil dari bangku cadangan ketika Al Nassr menghajar Al Riyadh 4-0 dan langsung mencetak satu gol.
Keputusan Ange Postecoglou menurunkan Ronaldo sejak menit awal di pertandingan ini sebenarnya cukup menarik.
Sebab, sang bintang baru saja kembali dari perjalanan panjang setelah menghadiri acara Esports World Cup di Paris dan tetap bergabung dengan tim untuk menghadapi Al Ettifaq.
Namun, kondisi Ronaldo tampak belum berada dalam situasi terbaik. Al Nassr juga harus bermain dengan 10 orang sejak awal pertandingan setelah kiper Bento mendapat kartu merah pada menit ke-12.
Situasi itu membuat pertandingan semakin berat bagi Al Nassr yang bertindak sebagai tim tamu.
Baca juga: Klasemen dan Top Skor Liga Arab Saudi: Bukan Ronaldo, Sadio Mane Gendong Al Nassr ke Puncak
Al Ettifaq kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencetak dua gol melalui Ondrej Duda pada menit ke-31 dan Alvaro Medran pada masa injury time babak pertama.
Al Nassr pun menutup babak pertama dalam keadaan tertinggal 0-2.
Di tengah situasi tersebut, Ronaldo juga kesulitan memberikan pengaruh besar di atas lapangan.
Ia sempat mendapatkan beberapa peluang, termasuk tendangan keras pada menit ke-35 yang masih mampu ditepis kiper Al Ettifaq.
Namun, penyelesaian akhirnya beberapa kali tidak berjalan maksimal. Ronaldo juga terlihat menunjukkan rasa frustrasi saat gagal mengontrol atau menuntaskan peluang.
Dalam beberapa momen, striker 41 tahun itu memperlihatkan gestur kesal terhadap situasi yang terjadi di lapangan.
Sorotan lain muncul setelah gol kedua Al Ettifaq. Ronaldo terlihat meluapkan kekecewaannya kepada pemain muda Abdulrahman Al Otaibi yang masuk menggantikan Bento.
Kiper berusia 18 tahun itu memang harus menghadapi situasi sulit setelah masuk pada menit ke-13 dan kemudian kebobolan dua kali dari serangan Al Ettifaq.
Berbeda dengan sejumlah pemain Al Nassr yang berusaha memberi dukungan kepada sang kiper muda, Ronaldo justru terlihat frustrasi dan mengeluhkan situasi tersebut ke arah rekan setim maupun staf di pinggir lapangan.
Dengan kondisi tim tertinggal dua gol dan bermain dengan 10 orang, Postecoglou akhirnya membuat keputusan besar pada awal babak kedua. Ronaldo ditarik keluar dan digantikan Abdullah Al Khaibari.
Pergantian itu bertujuan memperbaiki keseimbangan Al Nassr, terutama di lini tengah. Keputusan tersebut kemudian terbukti membawa dampak besar.
Baca juga: Ronaldo Ngambek Dicadangkan, Al Nassr Malah Comeback: Taktik Postecoglou Tanpa CR7 Sukses
Al Nassr mulai bangkit pada menit ke-74 ketika Sadio Mane mencetak gol untuk memperkecil skor menjadi 1-2. Tiga menit kemudian, Abdulelah Al Amri menyamakan kedudukan.
Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Mane kembali muncul sebagai pahlawan.
Penyerang asal Senegal itu mencetak gol keduanya pada menit ke-90+1 untuk melengkapi comeback luar biasa Al Nassr dan memastikan kemenangan 3-2.
Kemenangan tersebut membawa Al Nassr kembali ke puncak klasemen sementara Liga Arab Saudi 2026/2027.
Namun, bagi Ronaldo, pertandingan di markas Al Ettifaq menjadi starter perdana yang sulit untuk dikenang secara positif.
Menariknya, keluarnya Ronaldo justru menjadi bagian dari perubahan yang membantu Al Nassr membalikkan keadaan.
Bukan berarti kemenangan itu semata-mata terjadi karena absennya CR7, tetapi pergantian tersebut memberi tim tambahan tenaga dan keseimbangan yang dibutuhkan saat bermain dengan 10 orang.
Performa Ronaldo memang bisa dipahami dalam konteks persiapannya yang tidak ideal. Meski begitu, penampilannya tetap belum mampu memenuhi ekspektasi sebagai starter, terutama setelah sebelumnya langsung mencetak gol ketika masuk sebagai pemain pengganti melawan Al Riyadh.
Al Ettifaq sendiri juga menjadi salah satu lawan yang cukup sulit bagi Ronaldo sejak ia bergabung dengan Al Nassr.
Dari sembilan pertemuan melawan klub tersebut, Ronaldo baru mencetak tiga gol, dengan dua di antaranya berasal dari titik penalti.
Kini, Ronaldo harus segera meninggalkan malam yang penuh frustrasi tersebut dan segera menatap laga selanjutnya.
Al Nassr tetap membutuhkan ketajamannya untuk mempertahankan start sempurna dan bersaing di papan atas, sementara sang megabintang tentu berharap starter berikutnya bisa berakhir jauh lebih baik daripada penampilan perdananya musim ini.
Di pekan keempat, Al Nassr akan menjamu Al Taawon pada Sabtu (29/8/2026) pukul 01.00 WIB, atau hanya tiga hari setelah kemenangan ini.
(Tribunnews.com/Tio)