TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Bengkalis berangsur padam, Rabu (26/8).
Beberapa titik Karhutla yang kemarin sempat terbakar sudah mulai padam terbantu karena hujan lebat yang merata terjadi di wilayah Bengkalis sejak subuh tadi.
Hal ini diungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis Rony Afriadi. Menurut dia, hujan berlangsung hingga pagi tersebut sampai ke lokasi Karhutla yang tersebar di beberapa kecamatan.
"Hujan merata sejak subuh tadi, sampai ke Pinggir, Mandau, Talang Muandau. Laporan petugas di lapangan kita terima pagi tadi lokasi Karhutla juga terdampak hujan, " jelasnya.
Beberapa titik yang dipastikan padam tersebut diantaranya di Kecamatan Bandar Laksamana desa Tanjung Leban. Luas lahan terbakar dan berhasil padam sekitar 1,5 hektare.
Kemudian Kelurahan Sungai Pakning juga berhasil padam, dengan luas lahan yang terbakar dan padam sekitar satu hektare. Selanjut yang sudah padam juga di Kecamatan Talang Muandau Desa Tasik Serai, penanganan juga terbantu hujan yang terjadi.
"Saat ini Karhutla yang masih dalam penanganan berada di kecamatan Pinggir dan Mandau. Meskipun sempat diguyur hujan, petugas masih turun ke lapangan melakukan pendinginan," jelasnya.
Rony mengatakan, pendinginan di kecamatan Pinggir dilakukan di dua lokasi. Diantaranya di Desa Buluh Apo dan Desa Pangkalan Libut.
Baca juga: Kabut Asap, Status Bengkalis Masih Siaga Darurat Karhutla, Warga Masih Beraktifitas Tanpa Masker
Desa Buluh Apo luas yang terbakar dan dilakukan pendinginan sekitar dua hektare. Sedangkan di Desa Pangkalan Libut luas lahan yang ditangani sekitar 1,5 hektare.
Kondisi yang sama juga masih dilakukan penanganan pendinginan dilakukan di Keluarahan Pematang Pudu, dengan luas lahan yang ditangani sekitar 20 hektare.
"Tiga titik Karhutla ini memang sempat diguyur hujan, namun api belum sepenuhnya padam. Tim di lapangan sempat melakukan pengecekan masih ada titik yang mengeluarkan asap, sehingga petugas masih perlu melakukan pendinginan," tambahnya.
( Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)