TRIBUNSTYLE.COM - Aktor Revaldo Fifaldi kembali berurusan dengan kasus narkoba. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengungkap sejumlah fakta dari penangkapan Revaldo, termasuk cara pemesanan narkoba hingga sosok yang diduga menjadi pemasoknya.
Dikutip Tribun Style dari tayangan video YouTube Intens Investigasi pada Rabu (26/8/2026), Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan penyelidikan bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan transaksi narkoba di wilayah Jakarta Barat. Polisi kemudian menemukan informasi bahwa transaksi tersebut mengarah ke kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi bergerak menuju sebuah apartemen di Bintaro. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan Revaldo yang disebut sebagai seorang aktor atau public figure berinisial RF.
“Kita mendapatkan informasi dan kita langsung melakukan penangkapan di sasaran. Kita berhasil mengamankan seorang penduga pelaku yang menggunakan narkoba dan psikotropika, yaitu seorang public figure atau kita bisa katakan seorang aktor berinisial RF,” kata Nasriadi dalam keterangannya.
Dari penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penggunaan narkoba. Di antaranya bong, pipet, korek api yang telah dimodifikasi, serta dua bungkus plastik yang diduga berisi sabu.
Baca juga: Aktor Revaldo Fifaldi Terjerat Narkoba untuk Keempat Kalinya, Alasannya Sedang Banyak Pikiran
Polisi juga menemukan obat yang disebut mengandung psikotropika, yakni Xanax dan alprazolam.
Salah satu fakta yang diungkap polisi adalah cara Revaldo mendapatkan narkoba. Menurut Nasriadi, pemesanan dilakukan secara daring menggunakan telepon seluler.
“RF sendiri memesan narkotika ke orang yang akan kita kejar ini dengan cara memesan melalui online atau via handphone-nya,” ujar Nasriadi.
Polisi menyebut transaksi tersebut melibatkan pembelian 12 gram narkotika dengan nilai Rp650 ribu. Pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening orang yang diduga sebagai pemasok.
“Dibeli lah 12 gram dengan harga Rp650.000 dan itu ditransfer ke rekening si pelaku ini,” katanya.
Penyelidikan kasus tersebut kini tidak hanya berfokus pada Revaldo. Polisi mengaku sudah mengetahui identitas orang yang diduga memasok narkotika kepadanya.
Nasriadi mengatakan petugas masih melakukan pengejaran terhadap pemasok tersebut.
“Pelaku pengedar narkoba ini telah kita identifikasi. Kita telah mengetahui hingga saat ini anggota masih bergerak untuk melakukan pencarian penangkapan terhadap penyuplai narkoba ini,” kata dia.
Polisi berharap penangkapan pemasok dapat membantu mengungkap lebih jauh jaringan peredaran narkoba yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Baca juga: 4 Kali Ditangkap Kasus Narkoba, Revaldo Khilaf, Pakai Narkotika Karena Banyak Pikiran dan Agar Fit
Dalam penggeledahan apartemen, polisi menemukan barang bukti yang disimpan di beberapa lokasi. Nasriadi mengatakan barang tersebut tidak berada dalam satu tempat.
“Barang bukti yang kita temukan, dia mengonsumsi sendiri di unit apartemennya yang disimpan itu berpencar-pencar,” ujarnya.
Sebagian barang disebut ditemukan di dalam “hobi” dan sebagian lainnya berada di dalam kotak sepatu. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap seluruh unit dan menemukan barang bukti tersebut.
Setelah diamankan, Revaldo dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Barat untuk menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan disebut menunjukkan adanya kandungan narkotika dan psikotropika.
“Urine-nya positif mengandung narkotika dan psikotropika,” kata Nasriadi.
Polisi kemudian menetapkan Revaldo sebagai tersangka dan menyebut penerapan pasal dilakukan secara berlapis sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Nasriadi juga mengungkap Revaldo disebut telah beberapa kali berurusan dengan perkara narkotika. Berdasarkan keterangan yang diberikan Revaldo, kasus kali ini merupakan perkara keempat.
“Kalau tidak salah dari keterangannya sendiri dia inilah perkara yang keempat, artinya sudah tiga kali ditangkap. Ini yang keempat yang berurusan dengan hukum tentang narkotika tersebut,” ujar Nasriadi.
Meski demikian, polisi masih mendalami keterangan Revaldo mengenai riwayat penggunaan narkoba. Nasriadi mengatakan keterangan tersebut belum disimpulkan karena masih dapat berubah.
Baca juga: Detik-detik Penangkapan Revaldo Terkait Kasus Narkoba, Sudah 4 Kali, Melamun saat Ditangkap
Dalam pemeriksaan awal, polisi juga memperoleh keterangan mengenai alasan Revaldo menggunakan narkoba. Menurut Nasriadi, Revaldo mengaku menggunakannya agar tubuh terasa lebih bugar dan memiliki tenaga.
“Alasannya adalah karena supaya badannya fit, kemudian supaya tenaganya kuat dan sebagainya. Bahkan sesekali dipakai karena dia banyak pikiran,” kata Nasriadi.
Polisi belum menyimpulkan secara final sudah berapa lama Revaldo menggunakan narkoba. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan setelah kondisi Revaldo dinilai kembali normal.
Sementara itu, tim kesehatan masih mendampingi Revaldo untuk mengantisipasi efek penggunaan narkoba terhadap kondisi fisiknya. (Tribun Style)