Wabup Bangka Selatan Ajak Masyarakat Bersama Antisipasi Karhutla
Ajie Gusti Prabowo August 26, 2026 05:50 PM

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengajak masyarakat untuk ikut menjadi garda terdepan dengan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api di tengah musim kemarau dan El Nino Godzilla. Mulai dari tidak membuka lahan dengan cara membakar, membuang puntung rokok sembarangan, maupun membakar sampah tanpa pengawasan.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, mengatakan kondisi cuaca panas membuat api lebih mudah menyebar sehingga kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan. Upaya pencegahan tidak akan maksimal apabila hanya mengandalkan personel Satpol PP dan Damkar. Seluruh unsur, termasuk masyarakat, perlu ikut mengantisipasi sejak munculnya potensi titik api.

"Harus ada gotong royong, bukan hanya tugas daripada Satpol PP, Damkar, tetapi harus ada peran dari TNI, Polri, stakeholder, dan seluruhnya bersama masyarakat," tegas Debby Vita Dewi, Senin (24/8).

Ia mengingatkan, masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena kondisi kemarau meningkatkan risiko api merambat ke area lain. Aktivitas pembakaran yang awalnya dilakukan untuk membersihkan lahan dapat menjadi sulit dikendalikan ketika angin dan kondisi lingkungan mendukung penyebaran api. Karena itu, masyarakat dan pelaku usaha diminta memilih cara yang tidak berisiko menimbulkan kebakaran.

Selain pembukaan lahan, masyarakat diminta mewaspadai aktivitas sehari-hari yang dapat menjadi sumber api. Puntung rokok tidak boleh dibuang sembarangan karena dapat menyulut material kering yang mudah terbakar selama musim kemarau. Warga juga diingatkan tidak meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan hingga api benar-benar padam.

"Karena sekarang sudah di musim panas, oleh karena itu berharap kepada masyarakat harus betul-betul bisa melihat situasi," jelasnya.

Pemerintah daerah juga meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran ketika kondisi cuaca sedang sangat panas. Api yang dibiarkan dapat dengan cepat menjalar, terutama pada lahan yang kering dan mudah terbakar. Masyarakat diharapkan saling mengingatkan dan memberikan pemahaman mengenai bahaya pembakaran terbuka kepada lingkungan sekitar.

"Bagaimana sekarang ini sudah mulai musim El Nino, di bulan Agustus sudah terlalu banyak kasus kebakaran hutan, karhutla, dan lain sebagainya," sebutnya.

Ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran di lingkungan sekitar. Pemerintah daerah telah menyiapkan nomor layanan untuk menerima laporan kejadian kebakaran, sementara masyarakat juga dapat menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110. Laporan yang cepat akan membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas.

"Kami berharap di tengah musim panas ini, tidak terjadi lagi kebakaran hutan yang terus meluas di Kabupaten Bangka Selatan," pungkas Debby Vita Dewi. (u1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.