Liputan6.com, Jakarta Resep nasi goreng chili oil ebi memadukan tiga sumber rasa dalam satu wajan, yaitu chili oil yang pedas dan aromatik, ebi yang gurih dengan aroma khas udang kering, serta nasi yang ditumis menggunakan api besar. Perpaduan tersebut menghasilkan nasi goreng dengan cita rasa lebih kaya. Tingkat kepedasannya juga bisa disesuaikan dengan selera melalui takaran chili oil yang digunakan.
Nasi goreng sudah lama menjadi ikon kuliner Indonesia. Dalam buku Buku Ajar Gizi Kuliner karya Thresia Dewi Kartini B. dkk., nasi goreng disebut sebagai salah satu olahan nasi yang menjadi unggulan dan kebanggaan masyarakat Indonesia.
Sementara itu, chili oil berakar pada tradisi masakan Tionghoa sebagai kondimen berbahan minyak dan cabai, sedangkan ebi atau udang kering sudah lama dipakai di dapur Nusantara sebagai penguat rasa alami.
Kombinasi ketiganya bukan sekadar tren. Ebi menyumbang lapisan umami, chili oil menambah kompleksitas pedas dan wangi, sementara teknik menggoreng yang tepat menentukan tekstur akhir.

Ebi merupakan udang berukuran kecil yang dikeringkan hingga kadar airnya berkurang. Nama ebi diyakini berasal dari bahasa Hokkien dan Jepang. Dapur Nusantara sudah lama mengenal ebi dan menggunakannya dalam berbagai hidangan, termasuk tumisan.
Masyarakat Palembang juga mengolah ebi menjadi bubuk udang untuk taburan pempek serta salah satu bahan kaldu dasar mi celor. Cita rasanya yang gurih, sedikit manis, dan memiliki aroma khas laut membuat ebi memberikan karakter berbeda dibandingkan udang segar.
Kekuatan utama ebi terletak pada cita rasa umaminya. Dilansir dari Kikkoman, udang kering berukuran kecil memiliki rasa umami yang kuat dan dapat digunakan untuk memperkaya cita rasa berbagai hidangan.
Mengacu pada Food Republic, udang kering berukuran kecil seperti sakura-ebi dapat digunakan sebagai taburan nasi, bumbu, maupun tambahan dalam nasi goreng untuk memberikan cita rasa umami dan tekstur renyah. Tak heran bila di sejumlah daerah ebi menjadi penanda rasa; nasi goreng khas Tegal misalnya, mengandalkan ebi atau udang kecil sebagai kunci rasanya.
Perbedaan menu ini dari nasi goreng Jawa rumahan yang cenderung manis adalah sumber pedasnya. Alih-alih cabai segar atau sambal, rasa pedas datang dari chili oil, yaitu minyak yang diinfus cabai dan aromatik sehingga pedasnya terasa lebih membulat dan wangi. Hasilnya pun lebih berkilau. Jika ingin membandingkan gaya antardaerah, ada banyak inspirasi nasi goreng dari berbagai daerah yang bisa dicoba.


Proses memasaknya terbagi dua, yaitu membuat chili oil lebih dulu, baru menggoreng nasi. Jika ingin memperkuat teknik dasar, tersedia pula panduan cara membuat nasi goreng yang mudah dipraktikkan.

Kunci tekstur nasi goreng yang pera ada pada penggunaan nasi dingin. Melansir de Buyer, nasi yang sudah dimasak sehari sebelumnya memiliki tekstur lebih kering dan tidak mudah menggumpal ketika ditumis, sehingga setiap butir nasi dapat tercampur rata dengan bumbu.
Sebagaimana dijelaskan Andy Cooks, nasi yang baru matang masih memiliki terlalu banyak kelembapan. Saat digoreng, kelembapan tersebut berubah menjadi uap di dalam wajan sehingga butiran nasi lebih mudah menggumpal dan menghasilkan tekstur yang kurang pera. Bila hanya ada nasi baru, kurangi sedikit air saat menanak lalu biarkan dingin, seperti anjuran pada resep nasi goreng untuk pemula.
Berdasarkan Food Network, membiarkan nasi sejenak menyentuh dasar wok panas hingga sedikit renyah dapat membantu menghadirkan sentuhan wok hei, yaitu aroma dan cita rasa khas dari proses memasak dengan panas tinggi.
Melansir Made With Lau, bahan tambahan yang mengandung banyak air sebaiknya dihindari agar nasi goreng tidak menjadi terlalu basah. Sayuran atau bahan lain yang mengeluarkan banyak cairan perlu ditiriskan terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke dalam nasi.
Rendam ebi sebentar sebelum diolah agar tidak alot dan aromanya keluar. Untuk chili oil, matikan api sebelum memasukkan cabai bubuk supaya cabai tidak gosong dan berubah pahit. Cicipi dulu sebelum menambahkan garam karena ebi, kecap asin, dan saus tiram sudah menyumbang rasa asin.
Beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari:

Untuk mendapatkan warna nasi goreng yang lebih cantik, pisahkan kuning telur dari putihnya, lalu campurkan kuning telur dengan nasi dingin sebelum digoreng. Mengutip Tiffy Cooks, cara ini membuat setiap butir nasi terlapisi kuning telur sehingga menghasilkan warna keemasan yang lebih merata.
Jika ebi tidak tersedia, ganti dengan udang segar cincang, teri jengki yang digoreng, atau sedikit terasi bakar untuk menjaga umaminya. Ingin lebih mengenyangkan? Tambahkan ayam suwir, bakso, atau sosis. Resep nasi goreng ala anak kos bisa jadi acuan versi hemat.
Takaran chili oil menentukan tingkat pedas. Untuk versi lebih ramah lidah, kurangi cabai bubuk dan perbanyak bawang; untuk versi menantang, tambahkan cabai rawit cincang atau irisan cabai segar. Beragam ide bumbu lain bisa diintip pada kumpulan resep nasi goreng rumahan.

Kalau butuh ide untuk momen istimewa, ada banyak nasi goreng untuk hidangan spesial yang bisa Anda coba. Selamat memasak.
Perpaduan chili oil dan ebi memberikan rasa pedas, gurih, serta aroma khas yang lebih kuat. Ebi juga menambahkan cita rasa umami sehingga nasi goreng terasa lebih kaya.
Sebaiknya gunakan nasi yang sudah dingin dan teksturnya cukup pera. Nasi seperti ini lebih mudah terurai saat ditumis sehingga hasil akhirnya tidak mudah menggumpal atau lembek.
Atur jumlah chili oil sesuai selera. Jika ingin rasa pedas yang lebih ringan, gunakan sedikit chili oil terlebih dahulu, kemudian tambahkan secara bertahap sambil mencicipi bumbunya.
Sebaiknya ebi dibersihkan dan dapat direndam sebentar jika teksturnya terlalu kering atau keras. Setelah itu, tiriskan dan cincang atau haluskan sesuai selera sebelum ditumis agar aromanya lebih keluar.
Masukkan nasi goreng yang sudah tidak panas ke dalam wadah tertutup, kemudian simpan di kulkas. Saat akan dimakan kembali, panaskan hingga benar-benar panas agar rasanya tetap nikmat dan lebih aman dikonsumsi.