Butuh Waktu Satu minggu Untuk Melakukan Pemadaman Kebakaran TPA Nangkaleah Cioray Tasikmalaya
Dedy Herdiana August 26, 2026 06:05 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Proses pemadaman kebakaran TPA Nangkaleah Cioray membutuhkan waktu satu minggu. Hal ini diungkapkan Pemerintah Kecamatan Mangunreja usai meninjau lokasi kejadian, Rabu (26/8/2026).

Adapun kebakaran ini terjadi sekira pukul 02.00 WIB yang diketahui warga adanya kepulan asap tebal di area TPA Nangkaleah Cioray, Dusun Cioray, RT 01/05, Desa Sukarapih, Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Dugaan sementara kebakaran ini karena gas metan dalam TPA, dan ditemukan kejadian ini warga sekitar ada asap mengepul," kata Camat Mangunreja Ucu Supriadi dikonfirmasi TribunPriangan.com,

Ucu menyebut, saat ini petugas gabungan masih melakukan proses pemadaman. Karena api di bawah tumpukan sampah masih menyala.

"Upaya saat ini bersama pemdes setempat hingga petugas gabungan melakukan pemadaman di area yang terbakar," jelasnya.

Bahkan pihaknya mengusulkan bantuan alat berat untuk melakukan pengerukan tumpukan sampah di area terdampak.

"Kami mengusulkan bantuan alat berat ke dinas terkait, supaya proses pemadaman juga lebih mudah dan cepat," kata Ucu.

Selain itu, area yang terdampak kebakaran sekitar 5 hektare dengan total luas lahan TPA Nangkaleah ada 10 hektare.

"Luasannya sekitar 10 hektare, tapi yang terbakar 5 hektare, dan ini kejadian sudah ketiga kalinya, dengan proses penanganannya cukup lama hampir seminggu," kata Ucu.

Untuk laporan kejadian diterima petugas FK Tagana sekira pukul 03.00 WIB dan lokasi kebakaran berada di area tengah TPA Nangkaleah Cioray.

Saat ini petugas gabungan dari Damkar, BPBD hingga Tagana Kabupaten Tasikmalaya masih melakukan proses pemadaman di tempat kejadian perkara (TKP).

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya mengaku, memang benar pihaknya mendapat laporan kebakaran di TPA Nangkaleah Cioray.

"Iya betul, TPA Cioray kebakaran, untuk informasinya jam 3 laporan masuk dan saat ini masih belum padam," ungkap Jembar dikonfirmasi TribunPriangan.com.

Selain itu, armada yang diterjunkan berasal dari Damkar, BPBD dan FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya.

"Ada lima unit, yang terdiri dari damkar tiga unit, BPBD 1 unit kendaraan tanki air dan Tagana 1 kendaraan tangki air," kata Jembar. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.