TRIBUNJOGJA.COM - Bencana kebakaran rumah adalah hal yang tak terduga. Saat memiliki hewan peliharaan, keselamatan mereka menjadi tanggung jawab yang tidak bisa diabaikan saat terjadi bencana.
Penyelamatan hewan peliharaan memerlukan persiapan sejak dini, mulai dari pencegahan hingga langkah-langkah evakuasi yang tepat.
Berikut adalah panduan menyelamatkan hewan peliharaan saat kebakaran rumah, berdasarkan kurasi dari berbagai sumber ahli darurat dan kesehatan hewan:
Baca juga: Ditinggal Kerja, Satu Rumah di Jatimulyo Bantul Kebakaran, Kerugian Capai Rp85 Juta
1. Mencegah Hewan Peliharaan Memicu Kebakaran
Dikutip dari American Red Cross, hewan peliharaan secara tidak sengaja memicu hampir 1.000 kebakaran rumah setiap tahunnya di amerika.
Kebakaran itu bisa dipicu dari hewan peliharaan yang menggigit kabel listrik atau menyulut api dari lilin yang menyala. Sehingga, menjauhkan hewan peliharaan dari sumber api atau konsleting listrik adalah hal wajib untuk dilakukan.
Dilansir dari Northeast Animal Hospital, hewan peliharaan juga perlu dijauhkan dari mangkuk kaca yang bisa mengarahkan sinar matahari menjadi memicu api.
2. Persiapan Sebelum Bencana
Dikutip dari American Red Cross dan Animal Emergency Care, sebelum bencana terjadi pastikan sudah menempelkan stiker peringatan hewan peliharaan di jendela depan rumah. Jangan lupa cantumkan juga jumlah dan jenis hewan untuk menghemat waktu petugas pemadam kebakaran.
Siapkan juga tas darurat yang berisi persediaan makanan dan air untuk 1-2 minggu untuk hewan, mangkuk portabel, cadangan obat-obatan, serta informasi kontak darurat yang bisa dihubungi.
Northeast Animal Hospital juga menambahkan agar hewan peliharaan dipakaikan kalung dengan label identifikasi pada hewan. Jika perlu, pertimbangkan penggunaan microchip agar lebih mudah ditemukan jika terpisah saat evakuasi.
Baca juga: Mengenal Teknologi Hujan Buatan untuk Atasi Kekeringan dan Kebakaran Lahan
3. Langkah Evakuasi Saat Kebakaran Terjadi
Ketika api sudah membesar, bertindaklah dengan cepat dan sistematis. Dikutip dari Animal Emergency Care, tentukan satu atau dua anggota keluarga yang secara khusus bertugas mengamankan hewan peliharaan saat evakuasi untuk menghindari kebingungan.
Jika sedang berada di area rawan kebakaran, selalu masukkan hewan ke dalam kandang, dan taruh di dekat pintu rumah.
Hal terpenting dalam penyelamatan hewan adalah jangan pernah menunda evakuasi. Meski begitu keselamatan pribadi tetap menjadi prioritas.
4. Penanganan Medis Pasca Kebakaran
Setelah berhasil keluar dengan selamat, segera perhatikan kondisi medis hewan peliharaan. Dikutip dari Animal Emergency Care, hewan peliharaan yang terpapar kebakaran berisiko mengalami menghirup asap dan luka bakar.
Oleh karena itu segera bawa hewan peliharaan ke dokter untuk pemeriksaan, meski tidak menunjukkan gejala sama sekali.
Jika terdapat luka bakar ringan, segera rendam atau semprot area yang terluka dengan air dingin atau cairan saline sebelum membawanya ke rumah sakit hewan. Waspadai juga tanda bahaya seperti batuk, mata merah, hingga kejang.
(MG Fuza Nihayatul Chusna)