Doa Islam untuk Menenangkan Hati yang Patah, Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Indry Panigoro August 26, 2026 08:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Patah hati dapat meninggalkan kesedihan yang mendalam.

Ketika hati sedang terluka, seseorang bisa merasa gelisah, kehilangan semangat, bahkan sulit menerima keadaan.

Dalam kondisi seperti itu, doa dapat menjadi salah satu cara untuk memohon ketenangan, kekuatan, kesabaran, serta pertolongan kepada Allah SWT.

Berdoa bukan hanya tentang menyampaikan permintaan, tetapi juga menjadi bentuk pengakuan bahwa manusia memiliki keterbatasan dan membutuhkan pertolongan dari Sang Pencipta.

Bagi umat Islam, rasa sedih, kecewa, maupun patah hati dapat menjadi momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Melalui doa, seseorang dapat memohon agar hatinya diteguhkan, dijauhkan dari kesesatan, serta diarahkan kepada hal-hal yang diridai Allah SWT.

Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan ketika hati sedang gelisah, terluka, atau mengalami patah hati.

1. Doa agar hati tetap teguh

Salah satu doa yang bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW adalah:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Latin:
Yā muqallibal-qulūbi, tsabbit qalbī ‘alā dīnik.

Artinya:
“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

Doa ini dapat menjadi pengingat agar hati tetap berada dalam keteguhan iman, terutama ketika sedang menghadapi berbagai keadaan yang membuat perasaan tidak tenang.

2. Doa agar hati tidak menyimpang

Alquran juga memuat doa yang dapat diamalkan untuk memohon agar hati tetap mendapatkan petunjuk Allah SWT.

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Latin:
Rabbanā lā tuzigh qulūbanā ba‘da idz hadaitanā wa hab lanā min ladunka rahmatan innaka antal-wahhāb.

Artinya:

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi karunia.”

Doa tersebut terdapat dalam QS Ali ‘Imran ayat 8.

Saat mengalami patah hati, doa ini dapat diamalkan sebagai bentuk permohonan agar kesedihan tidak membuat hati kehilangan arah dan tetap berada dalam petunjuk Allah SWT.

3. Doa agar hati diarahkan kepada ketaatan

Ada pula doa yang diriwayatkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW:

اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا إِلَى طَاعَتِكَ

Latin:
Allāhumma musharrifal-qulūbi, sharrif qulūbanā ilā thā‘atik.

Artinya:

“Ya Allah, Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati kami kepada ketaatan kepada-Mu.”

Doa tersebut dapat diamalkan ketika seseorang sedang berusaha mengendalikan perasaan dan menerima keadaan yang sedang dihadapi.

Patah hati memang tidak selalu mudah untuk dilewati. Namun, kesedihan dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan belajar menerima bahwa tidak semua hal yang diinginkan harus menjadi bagian dari kehidupan.

Dengan berdoa dan berusaha, seseorang dapat memohon agar diberikan ketenangan dalam menghadapi kehilangan, kekuatan untuk melewati masa sulit, serta harapan untuk menjalani kehidupan berikutnya dengan lebih baik.

Semoga doa-doa tersebut dapat menjadi pengingat untuk tetap berserah diri kepada Allah SWT ketika hati sedang dilanda kesedihan dan kegelisahan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.