Bupati Algafry Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Potensi Karhutla di Musim Kemarau
Hendra August 26, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau tahun 2026‎.

‎Algafry menyebutkan, salah satu yang harus dihindari yakni aktivitas pembukaan lahan melalui proses pembakaran yang berisiko menimbulkan kebakaran lebih luas.

‎Terlebih lagi menurutnya, hingga saat ini pihaknya mencatat adanya 130 kejadian Karhutla terjadi di wilayah Bangka Tengah sejak awal tahun lalu.

‎"Sampai hari ini sudah kurang lebih kalau dalam data 130 titik ya, yang sudah kita tangani. Dan sampai hari ini alhamdulillah paling tidak semuanya sudah bisa ditangani," ujar Algafry, Rabu (26/8/2026).

‎Dikatakan Algafry, meski sebagian besar area sudah berhasil dikondisikan, pengawasan ketat tetap diberlakukan secara berkala untuk mencegah timbulnya titik api baru.

‎Ia menyampaikan, fokus pengawasan Pemkab Bangka Tengah saat ini tertuju pada kawasan rawan seperti jalur By Pass Kecamatan Koba yang merupakan lahan gambut sehingga rentan memicu titik asap, terutama pada pagi hari.

‎Untuk itu dirinya menerangkan jika penanganan di area gambut itu membutuhkan pendekatan khusus, karena potensi api yang tersembunyi di bawah permukaan tanah. 

‎"Memang ada itik tertentu yang saat ini saya lihat terutama di daerah jalan By Pass itu, itu lahan gambut yang pagi-pagi memang asapnya masih muncul ya. Sehingga kita tetap mengawasi, jangan sampai nanti apinya masih keluar ya, apinya masih hidup terus nanti mengganggu daripada hutan yang di situ," terangnya.

‎Dikatakan Algafry, mewakili unsur pemerintah daerah ia meminta dukungan dari semua pihak dalam upaya pencegahan potensi Karhutla tersebut.

‎“Mari kita bangun sinergi dan kepedulian bersama sehingga apabila terjadi musibah, kita dapat bergerak cepat dan saling membantu,” pungkasnya.

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.