Laporan Wartawan TribunSolo.cm, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Jenazah Heru, warga Kampung Sembung, RT 03, RW 02, Kelurahan Gayamdompo, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang meninggal dunia akibat kecelakaan air di Jepang, akan mendapat penghormatan sebagai pahlawan devisa saat dipulangkan ke Tanah Air.
Heru meninggal dunia setelah tenggelam ketika berlibur di sebuah sungai di Jepang pada Kamis (13/8/2026).
Setelah melalui proses penanganan di Jepang, jenazah Heru dijadwalkan tiba di Bandara Adi Soemarmo pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) akan melakukan penjemputan jenazah Heru di bandara.
Kepala Disdagperinaker Karanganyar, Agung Wahyu Utomo, mengatakan penjemputan tersebut bukan sekadar bagian dari proses pemulangan jenazah, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan pemerintah daerah kepada Heru yang selama hampir tiga tahun bekerja di Jepang.
"Prosesi, kami akan melakukan penjemputan sebagai penghargaan pahlawan devisa Kabupaten Karanganyar, karena beliau juga gugur berjuang sebagai pahlawan devisa," kata Agung, Rabu (26/8/2026).
Heru diketahui bekerja di Jepang selama hampir tiga tahun.
Selama berada di Negeri Sakura, ia bekerja di sektor konstruksi.
Bagi pemerintah daerah, keberadaan Heru sebagai pekerja migran menjadi bagian dari kontribusinya dalam membantu perekonomian keluarga sekaligus membawa pemasukan dari luar negeri.
Namun, perjalanan Heru sebagai pekerja migran harus berakhir setelah dirinya mengalami musibah saat tengah berlibur.
Peristiwa tenggelam itu terjadi pada Kamis (13/8/2026) di sebuah sungai di Jepang. Heru kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Pemerintah daerah turut melakukan koordinasi untuk memastikan proses pemulangan jenazah dapat berjalan dengan baik.
Agung mengatakan setelah tiba di Bandara Adi Soemarmo, jenazah akan dijemput dan selanjutnya dibawa menuju rumah duka di Kelurahan Gayamdompo.
Pemkab Karanganyar juga akan berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait prosesi pemakaman Heru.
Informasi sementara, pemakaman akan dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026), setelah salat Jumat.
"Informasinya sementara dilaksanakan setelah salat Jumat," ujar Agung.
Baca juga: TKI Sragen Tewas di Jepang, Keluarga Tak Berkenan Autopsi : Ingin Jenazah Segera Dipulangkan
Jenazah Heru kemudian akan dimakamkan di pemakaman setempat.
Selain penghormatan dalam proses pemulangan, pemerintah daerah juga memastikan hak-hak Heru sebagai pekerja migran tetap menjadi perhatian.
Disdagperinaker Karanganyar telah berkoordinasi mengenai hak korban, termasuk asuransi, sisa gaji, dan sejumlah hak lainnya.
"Hak-haknya, sudah kami koordinasi dari asuransi, dari sisa gaji dan hak-hak pada mereka sudah dikonfirmasi akan dipenuhi termasuk biaya perjalanan dan sebagainya itu sudah ditanggung asuransi," jelasnya. (*)