Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, MBAY - Antusiasme warga menyambut kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, begitu tinggi, Rabu (26/8/2026).
Ribuan warga dan pengungsi yang berada di sekitar Lapangan Berdikari bahkan rela berdesak-desakan demi mendapatkan kaos yang dilemparkan langsung oleh Presiden Prabowo.
Momen tersebut terjadi ketika Prabowo hendak meninggalkan Lapangan Berdikari menuju Markas Batalion Yon TP 834/Wakanga Mare di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa.
Setelah itu, Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo menggunakan helikopter.
Baca juga: BREAKING NEWS : Prabowo Tiba di NTT Langsung Gelar Rapat Penanganan Bencana Gempa Flores
Saat mobil Maung Garuda yang ditumpangi Prabowo bergerak meninggalkan kawasan lapangan, ia melemparkan sejumlah kaos kepada warga yang telah menunggu di sepanjang jalur keluar.
Sontak, suasana berubah riuh. Ribuan warga yang memadati jalan keluar dari Lapangan Berdikari hingga Jalan Soekarno-Hatta langsung berebut mendapatkan kaos tersebut.
Kaos berwarna putih itu menampilkan gambar wajah Prabowo Subianto dengan tulisan, “Kita adalah bangsa besar. Bangsa yang rukun dalam keberagaman.”
Warga dari berbagai kelompok usia ikut berusaha mendapatkan kaos tersebut. Anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia tampak berdesak-desakan di tengah kerumunan.
Tak hanya berebut kaos, warga juga berusaha mengabadikan momen langka saat Presiden Prabowo melintas di hadapan mereka.
Sebagian warga mengangkat telepon seluler untuk mengambil foto maupun video kunjungan tersebut.
Salah seorang warga Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Irawati, menjadi salah satu warga yang berhasil mendapatkan kaos yang dilempar Presiden Prabowo.
Meski hanya dapat melihat Presiden dari kejauhan, Irawati mengaku tetap bersyukur karena bisa menyaksikan langsung kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut ke Nagekeo.
“Saya dapat baju tadi, terima kasih Pak Prabowo sudah berkunjung ke Nagekeo,” ujar Irawati.
Kunjungan Prabowo pun meninggalkan antusiasme tersendiri bagi warga Nagekeo.
Setelah Presiden meninggalkan Lapangan Berdikari untuk melanjutkan agenda berikutnya, warga yang sebelumnya memadati kawasan tersebut perlahan membubarkan diri. (bet)