Lima Titik Karhutla Muncul di Kabupaten Banjar Kalsel, Petugas Padamkan Api hingga ke Lahan Gambut
Irfani Rahman August 26, 2026 09:50 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (25/8/2026). Dalam sehari, BPBD Kabupaten Banjar mencatat sedikitnya lima kejadian kebakaran lahan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Drs. Wasis Nugraha, S.IP, mengatakan, kebakaran terjadi di Desa Pejambuan dan Desa Abumbun Jaya, Kecamatan Sungai Tabuk, serta tiga lokasi di Kecamatan Gambut.

“Seluruh kejadian sudah ditangani bersama oleh petugas gabungan. Namun, beberapa lokasi masih dilakukan pemantauan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api,” kata Wasis berdasarkan laporan penanganan karhutla BPBD Kabupaten Banjar.

Di Desa Pejambuan, Kecamatan Sungai Tabuk, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WITA di lahan gambut dengan vegetasi semak belukar, padi, purun, binderang, galam dan akasia. Luas lahan yang terbakar diperkirakan 1,5 hektare dan seluruhnya berhasil ditangani.

Baca juga: Karhutla di Pamanjatan Gambut Banjar, Api Berkobar hingga Malam, Warga Berhamburan ke Luar Rumah

Baca juga: Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Disdik Banjarmasin, Tim Hukum Ahmad Baihaqi Ajukan Eksepsi

Kondisi serupa terjadi di Desa Abumbun Jaya. Kebakaran yang dilaporkan sekitar pukul 16.30 WITA melanda lahan gambut seluas sekitar 0,5 hektare. Petugas berhasil memadamkan seluruh area yang terbakar.

Sementara itu, di Keladan Baru, Kecamatan Gambut, api membakar sekitar 3,5 hektare lahan kering yang ditumbuhi rumput kering dan pepohonan. Petugas menangani sekitar 1,3 hektare area terdampak.

Kebakaran lainnya terjadi di Komplek Permata Hijau 2, Jalan Daya Karya RT 008, Kelurahan Gambut. Lahan gambut seluas sekitar tiga hektare terbakar dengan vegetasi semak belukar, purun tikus dan akasia. Penanganan dilakukan terhadap sekitar 2,5 hektare lahan.

Adapun di Guntung Ujung, Kecamatan Gambut, kebakaran melanda sekitar 2,5 hektare lahan kering yang ditumbuhi rumput kering dan pohon paring. Sekitar satu hektare di antaranya berhasil ditangani petugas.

Wasis menyebut, kondisi ketersediaan air menjadi salah satu kendala dalam penanganan di Keladan Baru dan Guntung Ujung. Meski demikian, api di kedua lokasi tersebut dilaporkan telah padam.

“Pendinginan dan pemantauan tetap dilakukan, terutama untuk mengantisipasi munculnya kembali api,” ujarnya.

Penanganan melibatkan BPBD Kabupaten Banjar, BPBD Provinsi Kalsel, TNI-Polri, PMI, Tagana, relawan serta sejumlah barisan pemadam kebakaran (BPK).

Hotspot Terdeteksi di 80 Titik

Di tengah penanganan karhutla, pemantauan satelit juga menunjukkan masih adanya aktivitas panas di wilayah Kabupaten Banjar.

Berdasarkan pantauan pada 26 Agustus 2026 pukul 16.00 WITA, terdeteksi 80 titik hotspot. Sebaran tertinggi berada di Kecamatan Cintapuri Darussalam dengan 46 titik dan Kecamatan Astambul sebanyak 23 titik.

Hotspot lainnya terpantau di Sungai Pinang lima titik, Aranio dua titik, Martapura dua titik, Kertak Hanyar satu titik dan Martapura Barat satu titik.

Data hotspot tersebut menjadi bagian dari pemantauan BPBD untuk menentukan langkah penanganan di lapangan. Petugas juga terus melakukan koordinasi dengan satgas, relawan dan masyarakat.

Distribusi Air Tembus 1,65 Juta Liter

Selain menghadapi karhutla, BPBD Kabupaten Banjar masih melakukan penanganan dampak kekeringan dan berkurangnya sumber air masyarakat.

Hingga 26 Agustus 2026 pukul 16.00 WITA, distribusi air bersih telah menjangkau 13 kecamatan dan 46 desa, dengan total air yang disalurkan mencapai 1.658.050 liter.

Wilayah dengan sebaran penerima cukup banyak antara lain Kecamatan Karang Intan sebanyak 10 desa, Astambul tujuh desa, Cintapuri Darussalam tujuh desa dan Beruntung Baru lima desa.

BPBD juga menyiapkan 128 unit tandon untuk mendukung distribusi air bersih di sejumlah desa yang terdampak kekeringan.


Kegiatan distribusi dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan BPBD Kabupaten Banjar, DPKP, DPRKPLH, PMI, unsur keamanan, relawan dan sejumlah kelompok pemadam kebakaran.

(Banjarmasin Post/Nurholis Huda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.