Taman Hiburan Bertema Manga Bakal Dibangun Dekat Paris
Septian Deny August 26, 2026 10:00 PM

Liputan6.com, Paris - Prancis dan Arab Saudi menyepakati kerja sama senilai € 6 miliar atau sekitar £ 5,13 miliar untuk membangun tiga taman hiburan di dekat Paris.

Dikutip dari BBC, Rabu (26/8/2026), salah satu proyek tersebut diperkirakan akan menghadirkan taman bertema manga yang terinspirasi dari waralaba Jepang populer, Dragon Ball Z.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut proyek tersebut. Ia menyebut skalanya sebagai sesuatu yang belum pernah terlihat lagi sejak kehadiran Disneyland Paris.

“Sejak Disneyland Paris,” kata Macron, seraya menambahkan, “Anda tahu ketertarikan saya pada manga.”

Tiga taman hiburan tersebut akan dibangun di dekat Cergy-Pontoise. Istana Élysée belum menetapkan tanggal pembukaannya. Namun, proyek akan dibuka secara bertahap dan proses pembangunannya diperkirakan membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Terinspirasi Kecintaan Macron dan Pangeran Saudi pada Manga

Proyek tersebut mendapat lampu hijau selama kunjungan kenegaraan dua hari Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ke Prancis.

Menurut para penasihat Macron kepada wartawan pada Senin, proyek itu bermula dari pembicaraan sebelumnya antara Macron dan Mohammed bin Salman mengenai kecintaan mereka terhadap komik Jepang, khususnya Dragon Ball Z.

Macron memang dikenal sebagai penggemar manga. Awal tahun ini, ia bahkan mengakhiri konferensi pers bersama Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dengan membuat gestur tangan dari serial Dragon Ball.

Proyek taman hiburan tersebut akan dipimpin oleh Qiddiya Investment Company (QIC), bagian dari dana kekayaan negara Arab Saudi.

Pada 2024, QIC sebelumnya telah mengungkapkan rencana membangun taman hiburan Dragon Ball di dekat ibu kota Arab Saudi, Riyadh.

Menurut laporan media lokal, tiga taman hiburan di dekat Paris tersebut berpotensi dibangun di lokasi bekas taman hiburan Mirapolis di Val-d'Oise. Taman tersebut telah ditutup 35 tahun lalu.

 

Buka Sekitar 2.000 Lapangan Kerja

Kesepakatan tersebut bukan hanya terkait industri hiburan. Menurut Istana Élysée, proyek itu diperkirakan akan menciptakan sekitar 2.000 lapangan kerja.

Kesepakatan ini juga menjadi sinyal semakin eratnya hubungan antara Prancis dan Arab Saudi.

Selama kunjungan Mohammed bin Salman, kedua pemimpin diperkirakan menandatangani sejumlah kesepakatan di bidang kesehatan, transportasi, dan energi. Mereka juga akan membahas konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Dalam unggahan di X pada Minggu, Macron menyebut kunjungan kenegaraan dua hari Mohammed bin Salman sebagai sebuah “tonggak penting”.

Ia mengatakan, di tengah berbagai tantangan di Timur Tengah, “Prancis dan Arab Saudi selalu bekerja sama untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas”.

Arab Saudi Diversifikasi Ekonomi

Arab Saudi tengah berupaya melakukan diversifikasi ekonomi agar tidak lagi terlalu bergantung pada pendapatan minyak. Salah satu sektor yang menjadi sasaran investasi adalah industri rekreasi dan hiburan.

Pada Minggu, Macron menjamu Mohammed bin Salman dalam acara penutupan Esports World Cup. Ajang tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Riyadh, tetapi dipindahkan ke Paris karena pertimbangan keamanan terkait konflik di Timur Tengah.

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.