Tanjab Timur, Jambi (ANTARA) - Petugas menyiapkan strategi untuk memadamkan kebakaran yang pada Rabu petang melanda Kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS) Resort Simpang Datuk Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) wilayah 1 di Gird 1.3.2.

Menurut Kepala Balai TNBS, Yunaidi, saat ini petugas lapangan tengah menyiapkan strategi dan mencari akses yang lebih mudah untuk menjangkau "kepala api" untuk percepatan proses pemadaman.

"Betul (kawasan TNBS) terbakar," kata Yunaidi saat dikonfirmasi di Jambi, Rabu.

Dalam keterangannya disebutkan lokasi kebakaran berada di parit empat, Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Kebakaran terjadi di dalam kawasan dan area penggunaan lain (APL). Area yang terbakar merupakan semak belukar yang tumbuh di lahan gambut.

Luas lahan yang terbakar berdasarkan hasil pengambilan data oleh pesawat tanpa awak (drone) ditaksir mencapai 21,8 hektare, di mana 13,2 hektare berada di dalam kawasan.

Hingga malam ini api belum bisa dikendalikan akibat angin kencang dan sebarannya yang semakin meluas.

"Malam ini proses pemadaman untuk sementara dihentikan untuk menjaga keselamatan petugas," ujarnya.

Berdasarkan rencana dan tindak lanjut upaya pemadaman, satuan tugas akan mempertebal jumlah personel serta menambah selang
untuk menjangkau titik api terjauh.

Yunaidi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di tengah situasi musim kemarau saat ini.

"Saya meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran karena situasi saat ini, materinya sangat (mudah) terbakar, dan jika sudah terbakar sangat sulit untuk dipadamkan," ujarnya.