Infografis: Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah Terdampak Karhutla
GH News August 27, 2026 01:08 AM
Jakarta - Kualitas udara di sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tercatat berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Selasa (25/8/2026) pukul 05.00 WIB, dua dari 17 stasiun yang dipantau masuk kategori berbahaya, yakni Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, dengan nilai ISPU 302 dan Palangkaraya Jekan Raya, Kalimantan Tengah, yang mencapai 573.

Selain dua lokasi tersebut, sejumlah wilayah lainnya tercatat masuk kategori sangat tidak sehat, tidak sehat, sedang, hingga baik.

kualitas udara karhutla di kalimantan pada Selasa (25/8)kualitas udara di wilayah yang terdampak karhutla pada Selasa (25/8) Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth

Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI dr Then Suyanti menjelaskan kategori kualitas udara berdasarkan nilai ISPU terdiri dari baik, sedang, tidak sehat, sangat tidak sehat, hingga berbahaya. Kategori baik berada pada rentang 0-50 dan dinilai tidak memberikan efek negatif terhadap kesehatan sehingga aktivitas di luar ruangan masih dapat dilakukan.

Untuk kategori sedang dengan nilai 51-100, kualitas udara masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Meski demikian, kelompok sensitif disarankan mengurangi aktivitas fisik yang terlalu lama atau berat di luar ruangan.

Kategori tidak sehat berada pada rentang ISPU 101-200. Pada kondisi ini, kualitas udara dinilai dapat merugikan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti penderita asma dan penyakit jantung.

Sementara itu, kategori sangat tidak sehat berada pada rentang 201-300 dan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Then mengimbau kelompok sensitif maupun masyarakat secara umum untuk tidak terlalu lama berada di luar ruangan.

Adapun kategori berbahaya dengan nilai di atas 300 menunjukkan kondisi yang berisiko merugikan kesehatan. Dalam kondisi tersebut, kelompok sensitif maupun masyarakat secara umum disarankan menghindari aktivitas di luar ruangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.