1.425 Personel TNI-Polri Siaga Hari Ini, Berkaca Kerusuhan 28 Agustus 2025
Abdul Azis Alimuddin August 27, 2026 02:22 AM

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Polda Sulsel menyiagakan 1.425 personel gabungan TNI-Polri untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa hari ini, Kamis (27/8/2026).

Ada 18 rencana aksi unjuk rasa masuk ke Polrestabes Makassar.

Aksi unjuk rasa dijadwalkan mulai pukul 09.00 hingga 14.00 Wita di sejumlah titik di Kota Makassar.

Di antaranya Gedung DPRD Sulsel, kantor Gubernur, kantor Kejati, Mapolda, Mapolrestabes Makassar, serta sejumlah instansi dan fasilitas umum.

Jumlah massa turun ke jalan diperkirakan sekira 20 hingga 150 orang dalam setiap aksi.

Melibatkan berbagai elemen buruh, mahasiswa, masyarakat, organisasi kepemudaan hingga kelompok sipil.

Isunya beragam, mulai dari persoalan ekonomi, politik dan hukum, dugaan korupsi, dan sengketa lahan.

Isu lain soal pertambangan, bahan bakar menyiak, pengelolaan pasar, ketenagakerjaan, lingkungan, hingga penanganan kejahatan jalanan.

Ada juga dua rencana aksi lainnya berkaitan solidaritas boikot Bank Mandiri.

DPRD MAKASSAR - Suasana gedung DPRD Makassar Dibakar. Puluhan kendaraan roda empat hangus terbakar di DPRD Makassar, Jl AP Pettarani Makassar, Jumat (5/9/2025) sore.
DPRD MAKASSAR - Suasana gedung DPRD Makassar Dibakar. Puluhan kendaraan roda empat hangus terbakar di DPRD Makassar, Jl AP Pettarani Makassar, Jumat (5/9/2025) sore. (TRIBUN-TIMUR.COM / ERLAN)

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polda Sulsel kerahkan personel gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan sejumlah instansi terkait.

Baca juga: Tok! DPRD Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Pajak Kendaraan

Pengerahan personel dalam jumlah besar ini dilakukan setelah Makassar memiliki pengalaman kerusuhan dalam aksi unjuk rasa pada 28 Agustus 2025.

Saat itu, Gedung DPRD Makassar di Jalan AP Pettarani dan Gedung DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo dibakar massa.

Kerusuhan tersebut menyebabkan empat orang meninggal dan 61 orang tersangka.

Kondisi inilah membuat pengamanan tahun ini tidak hanya mengawal aksi demonstran, tapi juga mencegah pendemo mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyatakan kebebasan menyampaikan pendapat tetap harus dijaga selama dilakukan sesuai aturan.

Ia pun memastikan pengamanan dilakukan bukan untuk membatasi mereka menyampaikan aspirasi.

Polisi, kata Djuhandhani berkewajiban mengawal kebebasan warga menyampaikan pendapat selama dilakukan sesuai aturan.

"Kebebasan menyampaikan pendapat wajib kita jaga, wajib kita kawal ketika berada dalam aturan-aturan yang ada," katanya seusai memimpin apel kamtibmas di bawah Fly Over, perempatan Jl Urip Sumoharjo - Jl AP Pettarani, Makassar, Rabu (26/8/2026).

Djuhandhani menegaskan, demonstran anarkis, merusak fasilitas umum, membakar atau melakukan tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan hukum.

"Kalau sudah melanggar aturan, tentu saja kita akan melakukan upaya-upaya pencegahan hingga penegakan hukum," tegasnya.

Polisi juga mengantisipasi dampak aksi terhadap aktivitas masyarakat.

Lalu lintas, aktivitas ekonomi, pengemudi ojek online, hingga akses menuju fasilitas umum menjadi perhatian selama aksi berlangsung.

"Kita jaga agar lalu lintas tetap normal, perekonomian jalan, pengemudi ojek online tidak terganggu, masyarakat yang menggunakan fasilitas umum seperti orang sakit bisa diantar dengan lancar," ujarnya.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad mengimbau pengendara menghindari titik-titik yang menjadi lokasi unjuk rasa.

Disampaikan setelah Satuan Intelkam Polrestabes Makassar menerima informasi mengenai 18 rencana titik aksi hari ini di Makassar.

"Kami imbau masyarakat agar menghindari titik unras dan senantiasa menjaga agar Unras berlangsung kondusif," kata Jafar.

Dengan sebaran aksi di sejumlah ruas jalan, potensi gangguan diantisipasi bukan hanya keamanan, tapi juga kelancaran mobilitas dan aktivitas warga.

Karena itu, masyarakat diminta memperhatikan informasi pengalihan arus lalu lintas dan menghindari lokasi aksi jika tidak memiliki kepentingan.

"Tugas kita sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Ada demo maupun tidak ada, kita selalu siap menjaga situasi yang kondusif," katanya.

Berikut 18 rencana titik aksi yang masuk ke Polrestabes Makassar:

1. Pukul 09.00 Wita Bertempat di Kantor sementara DPRD Prov Sulsel Jl AP Pettarani  akan berlangsung aksi unjuk rasa dari FSPMI/KSPSI dipimpin oleh Sdr.Andi Muharram, jumlah massa sekitar 100 orang.

Aksi dilakukan menyikapi kondisi bangsa Indonesia saat ini, terkait stabilitas ekonomi, politik, hukum dan budaya yang semakin mencekam dan mengkhawatirkan lapisan Masyarakat

2. Pukul 09.00 Wita Bertempat di Polda Sulsel dan Lanud Hasanuddin Makassar akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Dewan Pengurus Gerakan Mahasiswa Indonesia dipimpin oleh Sdr. Muh. April dengan jumlah massa sekitar 100 Orang.

Aksi mendesak aparat penegak hukum segera menyelidiki dugaan pengambilan avtur dari Lanud Hasanuddin termasuk pihak yang memberikan izin dokumen pengeluaran volume avtur serta tujuan pengirimnya 

3. Pukul 10.00 Wita Bertempat di Kantor Gubernur Sulsel akan berlansung aksi unjuk rasa dari Ahli Waris Sobrim Bustam dipimpin oleh Sdr. Agus Bustam dengan jumlah massa sekitar 150 Orang.

Aksi dilakukan terkait menuntut penyelesaian dan realisasi sisa pembayaran ganti rugi lahan GOR Sudiang yang menjadi hak ahli waris.

4. Pukul 10.00 Wita Bertempat di Kantor Gubernur Sulsel Jl.U. Sumoharjo, Kantor Dispora Sulsel Jl. Pajjayang Gor Sudiang Makassar akan berlangsung aksi unjuk dari Aliansi Mahasiswa & Masyarakat Makassar dipimpin oleh Sdr. Idham, dengan jumlah massa sekitar 80 Orang.

Aksi mendesak Gubernur Sulsel untuk mengevaluasi dan mencabut kebijakan Pengelolaan Pasar yang melibatkan Putra Pongka.

5. Pukul 10.00 Wita Bertempat di Kantor Kejati Sulsel Jl. U. Sumoharjo Makassar akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa & Masyarakat Anti Korupsi (AMMAK) dipimpin oleh Sdr. Idham, dengan jumlah massa sekitar 80 orang. 

Aksi mendesak Kajari Makassar untuk memberi kejelasan terkait dugaan korupsi dana Hibah KORMI TA.2023.

6. Pukul 11.00 Wita Bertempat di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel dan Kejati Sulsel akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Barisan Aktivis Mahasiswa (BARAK) dipimpin oleh Sdr. Ilham jumlah massa sekitar 50 Orang.

Aksi terkait adanya indikasi dugaan korupsi pada kegiatan pembangunan Apartemen Ikan Kab. Kota TA.2025 serta kegiatan penanaman mangrove bahan dan pemasangan pagar waring melalui Dinas KKP

7. Pukul 13.00 Wita Bertempat di Polda Sulsel akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Forum Mahasiswa Selayar (FORMAS) dipimpin oleh Sdr. Kaharuddin, dengan jumlah massa sekitar 50 orang.

Aksi terkait dugaan pembiaran dan penyalahgunaan kewenangan dalam aktivitas pengangkutan material chipping di Kab. Selayar. 

8. Pukul 13.00 Wita Bertempat di Kantor BBWS Pompengan, Satker OP SDA dan Kejati Sulsel akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi (KOMAKS) dipimpin oleh Sdr. Kaharuddin, dengan jumlah massa sekitar 30 orang.

Aksi dilakukan terkait meminta Kepala Balai Satker dan PPK Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang agar segera turun langsung ke lapangan mengecek kondisi pekerjaan Irigasi.

9. Pukul 13.00 Wita Bertempat di Polretabes Makassar dan Polda Sulsel akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Pengurus Gerakan Mahasiswa Sulawesi dipimpin oleh Sdr. Kevin, dengan jumlah massa sekitar 80 orang.

Aksi dilakukan terkait evaluasi total penanganan Geng Motor dan kejahatan jalanan di Kota Makassar.

10. Pukul 13.00 Wita Bertempat di Rumah Makan Surya Manik Jl AP Pettarani Makassar akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Serikat Mahasiswa Pecinta Rakyat (SMPR) dipimpin oleh Sdr. Dean Marcello, jumlah massa sekitar 50 orang.

Aksi dilakukan menyikapi dugaan belum terpenuhinya dokumen UKI-UPI pada restoran Surya Manik.

11. Pukul 13.00 Wita Bertempat di M3 Gallery Jl. AP. Pettarani Makassar akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Serikat Mahasiswa Pecinta Rakyat (SMPR) dipimpin oleh Sdr. Dean Marcello, dengan jumlah massa sekitar 50 orang.

Aksi dilakukan terkait hasil temuan dilapangan serta adanya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pihak M3 Gallery yang telah melanggar surat edaran menteri ketenagakerjaan nomor 3 tahun 2025

12. Pukul 13.00 Wita Bertempat di Kantor Dinas ESDM Sulsel, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Polda Sulsel akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulsel dipimpin oleh Sdr. Rafly Tanda, dengan jumlah massa sekitar 150 orang.

Aksi dilakukan terkait mendesak penertiban dan penegakan hukum terhadap dugaan aktivitas PETI di Bajo Barat

13. Pukul 13.00 Wita Bertempat di Polda Sulsel, Polresta Gowa dan PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Gerakan Garda Pemuda Indonesia dipimpin oleh Sdr. Wandi, dengan jumlah massa sekitar 70 orang.

Aksi dilakukan meminta Dirkrimsus Polda Sulsel untuk segera mengevaluasi Kasat Reskrim Polresta Gowa karena diduga bekerja sama dengan mafia BBM.

14. Pukul 13.00 Wita Bertempat di Pertigaan Jl.Sltn. Alauddin - Jl. AP. Pettarani (PAP) dan dibawah Jembatan Fly Over Makassar akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia Kordinator Wilayah V (HMIPIKW - V) dipimpin oleh Sdr. Muh. Naufal Ashar Syaf, dengan jumlah massa sekitar 100 orang. Aksi dilakukan menyikapi Indonesia Cemas Bukan Hoaks

15. Pukul 14.00 Wita Bertempat di RRI Kota Makassar dan Kantor Balaikota Makassar akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Rakyat Sipil Bergerak dipimpin oleh Sdr. Yayat, dengan jumlah massa sekitar 20 Orang. Aksi dilakukan terkait dugaan pelanggaran aktivitas usaha di lingkungan RRI Makassar.

16. Bertempat di Kantor Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar Jl. Urip Sumoharjo akan berlangsung aksi dari Aliansi Bara-Baraya Bersatu. Dipimpin Sdr. Wardana, Jumlah Massa : ± 50 orang. Menyikapi terjadinya aktifitas pembangunan atas lahan bersengketa

17. Bertempat di Bank Mandiri akan berlangsung aksi dari HMI Cabang Makassar dengan menyikapi Boikot bank Mandiri, Aksi terkait solidaritas boikot Bank Mandiri. 

18. Bertempat di Bank Mandiri akan berlangsung aksi dari Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum dipimpin Sdr. Cimeng, Aksi terkait solidaritas boikot Bank Mandiri.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.