Kim Sang-sik Bangga Punya Julukan Raja Sepak Bola Vietnam usai Juara Piala AFF 2026
Drajat Sugiri August 27, 2026 02:30 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih timnas Vietnam, Kim Sang-sik, meluapkan kebahagiaannya setelah sukses mengantarkan Golden Star Warriors menjuarai gelar Piala AFF 2026.  Termasuk bangga akan dirinya punya julukan baru.

Bagi pelatih asal Korea Selatan tersebut, keberhasilan juara Piala AFF 2026 terasa semakin spesial karena diraih di hadapan publik sendiri.

Vietnam memastikan trofi Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand pada leg kedua final di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (26/8/2026).

Hasil tersebut membuat Vietnam unggul agregat 4-2 setelah sebelumnya menang 2-0 pada leg pertama.

Namun, perjalanan Vietnam di pertandingan kedua tidak berjalan mulus.

KONFERENSI PERS PIALA AFF 2025 - Pelatih Timnas Vietnam U-23, Kim Kim Sang-sik, menghadiri konferensi pers sebelum laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025). (Tribunnews/Alfarizy)
KONFERENSI PERS PIALA AFF 2025 - Pelatih Timnas Vietnam U-23, Kim Kim Sang-sik, menghadiri konferensi pers sebelum laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025). (Tribunnews/Alfarizy)

Thailand mampu mencetak gol lebih dahulu melalui Yotsakorn Burapha pada menit ke-12.

Gol tersebut sempat memberikan tekanan besar kepada tuan rumah karena Thailand mulai memangkas defisit agregat.

Kim Sang-sik mengakui anak asuhnya tidak mampu menunjukkan permainan terbaik pada babak pertama. Keunggulan dua gol dari leg pertama membuat Vietnam terlalu berhati-hati dan lebih banyak memikirkan pertahanan.

Menurutnya, perubahan strategi setelah turun minum menjadi salah satu kunci Vietnam mampu mengembalikan kendali permainan.

"Setelah unggul 2-0 melawan Thailand di leg pertama, kami tidak bermain dengan baik di babak pertama leg kedua karena terlalu fokus pada pertahanan dan kurang fokus pada serangan," ujar Kim Sang-sik dalam konferensi pers seusai pertandingan, dikutip dari TheThao247.

Kim Sang-sik kemudian memberikan penghormatan khusus kepada para pemain Vietnam.

Ia menilai semangat pantang menyerah hingga pertandingan berakhir menjadi faktor penting di balik keberhasilan mempertahankan gelar.

"Saya terutama ingin berterima kasih kepada para pemain karena tidak menyerah, berjuang sekuat tenaga hingga menit terakhir untuk mencapai hasil ini," katanya.

Baca juga: Pesta Sempurna Vietnam Juara Piala AFF 2026, Nguyen Xuan Son Ukir Rekor Langka

Pelatih berusia 49 tahun tersebut juga tidak melupakan peran suporter yang memenuhi Stadion My Dinh.

Menurut Kim Sang-sik, atmosfer luar biasa dari tribun memberikan tambahan energi bagi para pemain ketika pertandingan berada dalam situasi sulit.

"Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada para penggemar yang tak terhitung jumlahnya yang memenuhi tribun Stadion My Dinh hari ini. Dukungan antusias mereka merupakan sumber motivasi yang sangat besar yang membantu para pemain tampil luar biasa. Kemenangan hari ini adalah hadiah untuk semua penggemar Vietnam," tuturnya.

Keberhasilan ini memiliki nilai emosional tersendiri bagi sang juru taktik.

Sebelumnya, ia pernah merasakan gelar juara di luar kandang, tetapi baru kali ini bisa mengangkat trofi di Stadion My Dinh.

"Saya pernah merayakan kemenangan kejuaraan di luar kandang sebelumnya, tetapi ini adalah pertama kalinya saya mengangkat trofi di Stadion My Dinh ini. Ini benar-benar istimewa dan membuat saya sangat bahagia," ujar Kim.

Bangga Punya Julukan 'Raja'

Euforia juara diprediksi tidak berhenti di dalam stadion. Kim Sang-sik bahkan memperkirakan jalanan Hanoi bakal dipenuhi suporter yang merayakan keberhasilan Vietnam.

Pelatih tersebut pun melontarkan candaan mengenai perjalanan tim menuju hotel setelah pertandingan.

"Hari ini, sepertinya semua penggemar akan turun ke jalan untuk merayakan. Melihat suasana yang begitu meriah ini, saya khawatir bagaimana seluruh tim akan kembali ke hotel nanti," katanya.

Selain berbicara mengenai perayaan, Kim Sang-sik juga mengungkap momen yang membuat keberhasilannya terasa semakin berkesan.

Ia mengingat kembali ucapan seorang mantan pemimpin Korea Selatan yang sempat menyebut dirinya sebagai "Raja Sepak Bola Vietnam" ketika berkunjung ke Vietnam pada awal tahun ini.

"Awal tahun ini, seorang mantan pemimpin Korea Selatan mengunjungi Vietnam, dan dalam pidatonya, beliau menyebut saya sebagai 'Raja Sepak Bola Vietnam'. Hari ini, izinkan saya dengan bangga menerima gelar itu," ucapnya.

"Mulai besok, saya akan terus berjuang dan mendedikasikan diri untuk lebih mengembangkan sepak bola Vietnam," tegas Kim.

Gelar Piala AFF 2026 menjadi trofi keempat Vietnam sepanjang sejarah turnamen. Sebelumnya, The Golden Star Warriors menjadi juara pada 2008, 2018, dan 2024.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.