Kronologi Bayi 2 Tahun Terlempar dari Bus di Pangandaran, Sempat Dikira Sampah hingga Akhirnya Diselamatkan
Mahdiyah August 27, 2026 06:34 AM

Grid.ID - Kronologi bayi 2 tahun terlempar dari bus masih menjadi perbincangan publik. Pasalnya, sopir yang menemukannya sempat mengira bayi tersebut sampah yang dibuang.

Kejadian mengejutkan terjadi belum lama ini di Jalan Raya Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Pasalnya, seorang bayi berinisial I (2), terlempar dari dalam bus yang ia tumpangi.

Kejadian itu terjadi pada Minggu (23/8/2026). Bus tersebut diketahui membawa rombongan keluarga dalam perjalanan pulang dari Pangandaran ke arah Ciamis.

Korban diketahui berasal dari Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kondisinya pun dipastikan selamat.

Lalu, bagaimana kronologi bayi 2 tahun terlempar dari bus ini? Dikutip dari TribunJabar.id pada Rabu (26/8/2026), peristiwa itu terjadi pada pukul 20.00 WIB. Saat itu, bus yang ditumpangi oleh I melaju kencang.

Kemudian, Dely Mulyana, seorang pengendara mobil melihat sesuatu terlempar dari arah bus di depannya. Dirinya sempat mengira itu adalah sampah.

Namun, ia kemudian memperlambat laju mobilnya. Setelah dekat, ia terkejut mengetahui ada seorang anak tergeletak di jalan raya.

Dely kemudian turun dari mobil dan berusaha menghentikan seorang pengendara sepeda motor. Ia mengakuasi korban yang terlempar tersebut.

Kemudian, bersama seorang pengendara sepeda motor itu, ia mengejar bus yang ditumpangi oleh orang tua I. Mereka membunyikan klakson untuk membuat sopir menghentikan busnya.

Pasalnya, awak bus maupun penumpang tidak ada yang menyadari bahwa anak tersebut terlempar. Sehingga, Dely pun berusaha mengejar bus tersebut.

"Spontan saya pun keluar dan bawa anak itu," tulisnya.

"Dengan berucap, kita kejar bus itu," kata Dely.

Setelah itu bus berhasil dihentikan. Orang tua korban pun langsung menghampiri dan memeluk anaknya.

Kemudian, I dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Hal itu dibenarkan oleh petugas pelayanan klinik, Yuni.

Dirinya membenarkan bahwa ada pasien anak yang mendapatkan penanganan usai kejadian itu. Ia menyebut bahwa korban sampai di klinik pada 20.30 WIB.

Yuni mengungkap bahwa kondisi suhu tubuh anak tersebut mencapai 36,8 saat tiba di klinik. Selain itu, tak ada cedera fatal di tubuh korban.

Menurut penjelasan awak bus pada Dely, semua pintu bus dalam keadaan tertutup. Dely pun berharap ada pihak yang mengawal hal ini.

"Korban mengalami luka lecet pada bagian wajah sebelah kiri serta benjolan di bagian atas pelipis," tulisnya.

Sedangkan, dikutip dari KOMPAS.com pada Rabu (26/8/2026), diduga I memainkan handle pintu bus yang tidak terkunci. Sehingga, pintu terbuka dan membuat I terjatuh dari bus.

Namun, penyebab pasti pintu tersebut terbuka masih belum dapat dipastikan. Namun, korban dipastikan dalam kondisi selamat tanpa cedera yang fatal.

Mengenai proses hukum, belum disebutkan adanya proses hukum terhadap awak bus. Pasalnya, kronologi bocah 2 tahun terlempar dari bus ini belum dapat dipastikan penyebabnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.