16 Tahun Tinggal di Amerika, Sarah Azhari Mantap Pulang & Menetap di Indonesia, Sumbangkan Furniture
ninda iswara August 27, 2026 06:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Sarah Azhari memutuskan untuk kembali ke Indonesia setelah 16 tahun menetap di Amerika Serikat. Kepulangan tersebut bukan sekadar untuk sementara, melainkan menjadi keputusan untuk kembali dan tinggal di Tanah Air secara permanen.

Sarah mengungkapkan keputusan itu diambil setelah putranya menyelesaikan pendidikan di Amerika Serikat dan kini menjalani program kerja Optional Practical Training (OPT).

"Anakku kan di sana juga kita kan bukan orang Amerika kan kita pakai visa, saya pakai working permit, anak saya visa sekolah. Sekarang dia lagi OPT kerja," ujar Sarah, dikutip TribunTrends dari kanal YouTube TRANSTV Official.

Anak Selesai Sekolah Jadi Pertimbangan

Sarah menjelaskan, kondisi sang anak yang sudah menyelesaikan sekolah menjadi salah satu alasan dirinya mulai mempersiapkan kepulangan bersama keluarga. Ia mengatakan, setelah menyelesaikan pendidikan, putranya kini menjalani program kerja sehingga kemungkinan akan kembali ke Indonesia.

"Jadi kemungkinan akan balik ke sini gitu, jadi kita mau preparation untuk oke kita balik lagi ke Indonesia," katanya.

Ketika ditanya apakah keputusan tersebut benar-benar untuk selamanya, Sarah memastikan rencana tersebut memang menjadi kepulangan permanen.

Baca juga: Hubungan Jarak Jauh Selama 30 Tahun dengan Suami, Ini Rahasia Pernikahan Awet Sarah Azhari: Percaya

"Aku akan kembali ke Indonesia untuk selamanya," kata Sarah.

Ia kemudian menegaskan kembali rencana tersebut dengan menyebut istilah "for good".

"Insyaallah. For good. Iya, insyaallah," ujar Sarah.

Target Pulang Desember

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Sarah menargetkan kepulangannya ke Indonesia sekitar Desember mendatang. Meski demikian, proses persiapan masih dilakukan secara bertahap, termasuk mengurus barang-barang pribadi yang selama ini berada di Amerika Serikat.

"Desember mungkin insyaallah Desember," katanya.

Sarah mengatakan sejumlah barang sudah mulai dikirim sedikit demi sedikit ke Indonesia. Namun, tidak semua barang akan dibawa pulang.

Baju dan Sepatu Mulai Dikirim

Setelah 16 tahun tinggal di Amerika, Sarah mengaku barang yang paling banyak akan dibawa pulang adalah barang-barang pribadi seperti pakaian, sepatu, dan tas.

"Kebanyakan baju-baju sih. Baju-baju aja, sepatu, baju, tas gitu," ungkapnya.

Sementara untuk furnitur yang selama ini digunakan di Amerika, Sarah memilih untuk tidak membawanya ke Indonesia.

"Kalau furnitures itu jual lagi lah," kata Sarah.

Namun, ia kemudian menjelaskan bahwa furnitur tersebut justru akan disumbangkan.

"Enggak, saya sumbangin aja. Sumbangin aja," ujarnya.

Rumah di Indonesia Lama Ditinggalkan

Selama tinggal di Amerika, Sarah ternyata tetap memiliki rumah di Indonesia. Namun, rumah tersebut lebih banyak dibiarkan kosong selama bertahun-tahun.

"Selama 16 tahun itu kosong rumahnya," kata Sarah.

Sesekali, rumah tersebut dijaga oleh adik laki-laki Sarah. Namun, karena cukup lama tidak ditempati, kondisi rumah membutuhkan renovasi sebelum nantinya digunakan kembali. Sarah mengatakan proses renovasi kini mulai dipersiapkan.

"Harus direnovasi. Lagi mau persiapan menuju ke sana," ujarnya.

Sarah Azhari dan suami, Pedro Miguel Carrascalao
Sarah Azhari dan suami, Pedro Miguel Carrascalao (Facebook Pedro Miguel Carrascalao Grid.ID)

Renovasi Rumah Capai Sekitar 50 Persen

Rumah Sarah merupakan bangunan yang sudah cukup lama sehingga membutuhkan perbaikan di sejumlah bagian. Ia menyebut renovasi yang diperlukan cukup besar, terutama karena kondisi rumah yang sudah tua dan mengalami berbagai kerusakan akibat faktor cuaca.

"Harus banyak. Iya. 50 persen lama, 50 persen oke, bocornya di sini kan tropical ya jadi genteng apa segala," kata Sarah.

Menurutnya, kondisi iklim tropis turut membuat bagian tertentu dari rumah membutuhkan perhatian lebih. Sarah pun terlibat dalam proses mencari orang yang dapat mengerjakan renovasi rumah tersebut. Ia mengaku tidak mudah menemukan tenaga yang benar-benar memahami kondisi bangunan lama.

Ingin Pertahankan Bentuk Asli Rumah

Meski akan direnovasi, Sarah tidak ingin mengubah karakter rumah tersebut secara keseluruhan. Ia justru ingin mempertahankan bentuk asli bangunan yang sudah menjadi bagian dari rumah tersebut selama bertahun-tahun.

"Saya tetap mau jaga rumah itu bentuknya seperti itu tapi direnovasi gitu. Tapi rapi gitu ya," ujar Sarah.

Keputusan mempertahankan bentuk rumah tersebut membuat proses renovasi harus dilakukan dengan lebih hati-hati agar bangunan tetap memiliki karakter lama, tetapi kondisinya lebih layak dan nyaman untuk ditempati.

Tinggal di Apartemen Sementara

Sebelum renovasi rumah selesai, Sarah belum berencana langsung menempati rumah tersebut. Ia memilih tinggal sementara di apartemen sembari menunggu proses renovasi rampung.

"Untuk sementara ini enggak. Di apartemen dulu," kata Sarah.

Dengan persiapan yang mulai dilakukan dari sekarang, Sarah berharap rencana kepulangannya ke Indonesia dapat terealisasi pada Desember. Setelah 16 tahun menjalani kehidupan di Amerika Serikat, ia pun bersiap memulai kembali kehidupannya bersama keluarga di Indonesia.

(TribunTrends)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.