Siswa Penerima Beasiswa YPMAK Bangga Ikut Paskibraka Papua Barat
Marius Frisson Yewun August 27, 2026 08:29 AM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) melalui Divisi Monitoring dan Evaluasi Pendidikan melakukan monitoring terhadap siswa penerima beasiswa yang menempuh pendidikan di SMA Taruna Kasuari Nusantara, Manokwari, Papua Barat.

Salah satu siswa penerima beasiswa YPMAK, Servandus Karuwe, mengaku bangga mendapat kesempatan mengikuti seleksi hingga terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua Barat 2026.

Servandus yang kini duduk di kelas XI mengatakan, dari 20 siswa yang mengikuti seleksi Paskibraka, sebanyak 11 siswa berhasil lolos, baik untuk tingkat kabupaten maupun provinsi.

Baca juga: Unipa Dorong Peningkatan Prestasi dan Life Skill Penerima Beasiswa YPMAK

"Saya salah satu yang lolos di tingkat provinsi. Saya bertugas mengibarkan bendera di Kantor Gubernur Papua Barat. Saya merasa senang dan bangga bisa menjadi salah satu anak Papua yang mengikuti Paskibraka di Papua Barat," ujarnya, di SMA Taruna Kasuari Nusantara, Rabu (26/8/2026). 

Menurut Servandus, pendidikan yang dijalani di SMA Taruna Kasuari Nusantara tidak hanya memberikan pembelajaran akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan dan kemandirian siswa.

Ia menilai berbagai fasilitas yang disediakan sekolah turut membantu siswa dalam mengembangkan potensi dan mengejar prestasi.

Baca juga: 12 Hari Tidur Beralas Tanah, Pengungsi Gempa Manggarai Timur Mulai Sakit-sakitan

"Di sekolah ini banyak hal yang kami dapat. Mulai dari awal masuk sampai sekarang, perlengkapan sekolah juga disiapkan. Intinya, sekolah menyiapkan anak-anak untuk berprestasi dan unggul agar bisa bersaing dengan sekolah-sekolah lain," katanya.

Servandus juga menceritakan pengalaman saat pertama kali masuk sekolah. Menurutnya, siswa berasal dari berbagai daerah sehingga pada awalnya membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

Namun, setelah lebih dari satu minggu, ia bersama teman-temannya mulai terbiasa dan dapat bergaul dengan baik.

Baca juga: Diduga Caci-maki Bupati Piter Gusbager, Oknum Anggota DPR Keerom Inisial AMB Dilaporkan

"Kami berasal dari berbagai kota, ada dari Manokwari, Biak, Timika, Sorong dan daerah lainnya. Awalnya masih menyesuaikan diri, tetapi setelah satu minggu kami sudah bisa beradaptasi dan merasa senang karena disatukan di sini," tuturnya.

Ia mengatakan sistem pendidikan dan pembentukan karakter yang diterapkan di sekolah mengajarkan siswa untuk memiliki rasa kebersamaan dan tanggung jawab.

Menurutnya, apabila satu siswa melakukan kesalahan, seluruh kelompok dapat menerima konsekuensi. Hal tersebut dinilai menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan kedisiplinan.

Servandus menyampaikan terima kasih kepada YPMAK dan pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya dan teman-temannya untuk menempuh pendidikan di SMA Taruna Kasuari Nusantara.

Baca juga: Kantor BPBD Puncak Papua Tengah Terbakar, Seluruh Bangunan dan Isi Ludes

Ia berharap program beasiswa YPMAK terus dilanjutkan sehingga semakin banyak anak-anak Papua mendapat kesempatan bersekolah di tempat tersebut.

"Saya berharap ke depan lebih banyak lagi adik-adik yang bisa dikirim ke Taruna Kasuari. Karena bersekolah di sini sangat bermanfaat, mulai dari fasilitas, tempat tinggal sampai kebutuhan makan yang terjamin," ujarnya.

Ia juga berpesan kepada siswa yang saat ini sedang menjalani proses pendidikan dan pembentukan karakter agar tetap semangat dan tidak mudah menyerah.

"Untuk teman-teman yang sekarang sedang menjalani ujian dan pembentukan karakter, tetap semangat. Semua proses ini pasti akan selesai dan suatu saat kita akan merindukan semua yang pernah kita jalani di sini. Jadi tetap semangat sampai berhasil," pungkasnya.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.