Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Geruduk DPR, Tuntut RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor
Hironimus Rama August 27, 2026 11:35 AM

Laporan Yolanda Dewanti Putri

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Kawasan depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, dipadati oleh ribuan massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang menggelar aksi unjuk rasa pada Kamis (27/8/2026).

Massa diketahui telah bersiap dan menginap di sekitar kawasan parlemen sejak Rabu (26/8) malam demi menyuarakan aspirasi mereka secara langsung.

Setibanya di lokasi, massa membentangkan sejumlah spanduk berukuran besar di pagar besi Gedung DPR RI yang berisi tuntutan utama agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera disahkan.

Baca juga: Ada Aksi Unjuk Rasa di DPR, Cek Daftar Rute Transjakarta yang Dialihkan dan Dihentikan Sementara

 Selain itu, gelombang aksi ini juga dengan tegas menyerukan agar para pelaku korupsi dijatuhi hukuman mati.

Koordinator aksi, Supriyono yang akrab disapa Botok, terlihat sibuk mengonsolidasikan barisan massa sejak pagi hari.

Dalam pelaksanaannya, aksi unjuk rasa ini juga mendapat sambutan hangat dan pengawalan solidaritas dari sejumlah pengemudi ojek online (ojol) serta masyarakat Jabodetabek yang turut hadir di lokasi untuk mendampingi warga asal Pati tersebut.

Botok menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan serta solidaritas yang diberikan oleh rekan-rekan ojol dan warga Jabodetabek sejak rombongan tiba di kawasan DPR RI.

"Terima kasih kepada rekan-rekan ojol dan masyarakat Jabodetabek yang sudah membantu dan mendampingi dari semalam di depan DPR," ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh elemen massa AMPB berkomitmen untuk menyampaikan tuntutan secara damai, tertib, dan elegan.

Pengamanan Ketat dan Pengalihan Arus Lalu Lintas

Menjelang siang hari, jumlah massa yang memadati gerbang utama Gedung DPR RI terpantau terus bertambah.

Untuk mengantisipasi potensi kemacetan serta menjaga kondusivitas, aparat kepolisian telah disiagakan di berbagai titik strategis di sekitar kawasan kompleks parlemen.

Dampak dari konsentrasi massa ini, rekayasa lalu lintas pun diberlakukan secara situasional. Penutupan jalur kendaraan mulai diterapkan dari arah depan Jakarta Convention Center (JCC) menuju kawasan Senayan, sehingga pengguna jalan diimbau untuk mencari jalur alternatif.

Melalui aksi besar-besaran ini, massa AMPB berharap para wakil rakyat di parlemen dapat segera memberikan respons nyata terhadap tuntutan pemberantasan korupsi yang lebih tajam, khususnya melalui percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman yang setimpal bagi para koruptor.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.