Perwakilan AMPB Masuk Gedung DPR, Botok Sebut Massa Tetap Lanjutkan Aksi: Aspirasi Harus Direalisasi
Eri Ariyanto August 27, 2026 12:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perwakilan warga Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) akhirnya diperbolehkan memasuki Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Perwakilan AMPB, Botok, mengatakan masuknya mereka ke Gedung DPR merupakan hasil komunikasi yang dilakukan tim negosiator dengan pihak pimpinan DPR.

Saat ditemui sebelum memasuki gedung, Botok memastikan kondisi perwakilan warga dalam keadaan sehat.

"Alhamdulillah sehat. Nanti di dalam akan menyampaikan... sehat lahir batin," ujar Botok dikutip dari YouTube Kompas.com, Kamis (27/08/2026).

Perwakilan warga Pati tersebut kemudian diarahkan untuk masuk ke dalam Gedung DPR dan mengikuti proses penyampaian aspirasi.

Botok mengatakan pihaknya berharap kesempatan tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan suara masyarakat secara langsung kepada pimpinan DPR.

Ia juga berharap aspirasi yang dibawa warga tidak berhenti sebatas penyampaian, tetapi dapat benar-benar ditindaklanjuti.

"Semoga aspirasi rakyat Indonesia ini direalisasi, ya," kata Botok.

Masuk Gedung DPR Hasil Negosiasi

Kepastian perwakilan AMPB dapat memasuki Gedung DPR disebut diperoleh setelah adanya komunikasi melalui tim negosiator.

Botok menjelaskan, pihaknya mendapat informasi untuk masuk setelah proses negosiasi dengan pihak terkait.

"Tim negosiator. Kita diminta langsung kemarin," ujarnya ketika ditanya mengenai proses hingga akhirnya mereka diperbolehkan masuk.

Meski perwakilan telah masuk ke dalam gedung, Botok menegaskan perjuangan massa AMPB belum berakhir.

Massa yang masih berada di luar Gedung DPR tetap akan melanjutkan aksi demonstrasi untuk menyuarakan aspirasi mereka.

"Untuk massa tetap aksi, Mas," tegasnya.

DEMO DPR RI - Pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok (kiri) (YouTube/Kompas.com)

Dengan demikian, masuknya sejumlah perwakilan AMPB ke Gedung DPR tidak membuat aksi massa di luar gedung berhenti.

Perwakilan warga Pati berharap dapat menyampaikan aspirasi mereka dalam forum yang telah disediakan dan mendapatkan respons dari pimpinan DPR.

Sementara itu, massa yang berada di luar gedung tetap menjalankan aksi sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat Pati.

Botok juga kembali menegaskan bahwa kesempatan masuk tersebut merupakan hasil komunikasi yang dilakukan sebelumnya.

"Iya, kita diminta masuk kemarin hari apa, hari ini," kata Botok.

Kehadiran perwakilan AMPB di Gedung DPR menjadi bagian dari rangkaian aksi penyampaian aspirasi warga Pati pada Kamis (27/8/2026).

Mereka berharap aspirasi yang dibawa dapat didengar oleh pimpinan DPR dan mendapat tindak lanjut sesuai tuntutan masyarakat.

(TribunNewsmaker.com/Eri Ariyanto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.