Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Cuaca di wilayah Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, pada Kamis (27/8/2026) diprakirakan didominasi kondisi berawan sejak siang hingga malam hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lokal yang dapat terjadi di sejumlah wilayah barat dan selatan Aceh, terutama pada sore hingga malam hari.
Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Cut Nyak Dhien Nagan Raya, cuaca di Meulaboh pada pagi hari pukul 07.00 hingga 13.00 WIB diprakirakan berawan.
Baca juga: Hari Ini 27 Agustus, Cuaca Kota Subulussalam Udara Kabur
Memasuki siang hingga sore, pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, kondisi langit masih berawan. Namun, masyarakat tetap diminta mewaspadai kemungkinan hujan lokal di sejumlah wilayah.
Pada malam hari, mulai pukul 19.00 WIB hingga sekitar pukul 01.00 WIB, cuaca diprakirakan berubah menjadi berawan tebal atau mendung.
Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga menjelang pagi. Pada pukul 01.00 hingga 07.00 WIB, wilayah Meulaboh kembali diprediksi mengalami cuaca berawan tebal.
Baca juga: Suhu Panas di Langsa Hingga Siang Ini Tinggi, Berikut Prediksi Cuaca, Rabu 26 Agustus 2026
Suhu udara di Meulaboh diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 72 hingga 98 persen.
Forecaster On Duty BMKG, Yoga Almaruf, mengatakan kecepatan angin maksimum mencapai 25 kilometer per jam dan bertiup dari arah barat daya.
Sementara pada lapisan udara bawah hingga ketinggian 3.000 kaki, angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan berkisar 5 hingga 25 kilometer per jam.
Selain cuaca daratan, BMKG mengingatkan masyarakat pesisir dan nelayan untuk memperhatikan kondisi gelombang laut.
Gelombang di perairan barat dan selatan Aceh diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2 meter.
Masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di kawasan pesisir, diimbau tetap memantau perkembangan cuaca, terutama pada sore hingga malam hari saat potensi hujan lokal dapat meningkat. (sb)