2 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Sambas, Tim Gabungan TNI/Polri dan MPA Turun Padamkan Karhutla
Madrosid August 27, 2026 03:29 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Tim gabungan melakukan ground check dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Berlimang, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu 26 Agustus 2026.

Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel Polri, TNI, KPH, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta personel BKO Brimob.

Tim bergerak menuju lokasi titik hotspot sekitar pukul 09.30 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB.

Tim Gabungan Cek Titik Hotspot dan Lakukan Pemadaman

“Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pengecekan kondisi titik hotspot, pemadaman serta pengumpulan bahan keterangan atau pulbaket. Kegiatan ini merupakan langkah cepat untuk memastikan titik api dapat ditangani dan mencegah meluasnya kebakaran,” ujar AKP Sadoko Kasih Wiyono.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, petugas masih menemukan kepulan asap pada titik hotspot dengan luas area yang terbakar diperkirakan sekitar dua hektare.

Lokasi kebakaran berada di kawasan semak belukar dengan kondisi tanah gambut.

Petugas juga menemukan sumber air di sekitar lokasi, namun jumlahnya belum mencukupi untuk mendukung proses pemadaman secara optimal.

Baca juga: Antisipasi Karhutla, Polres Sambas Gelar Pasukan Operasi Aman Nusa II dan Kesiapan Sarpras

Lokasi Karhutla Berjarak 20 Kilometer dari Polsek

AKP Sadoko menambahkan, lokasi titik hotspot berjarak sekitar 20 kilometer dari Mako Polsek Teluk Keramat dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam.

Kegiatan pemadaman dan pulbaket selesai sekitar pukul 15.30 WIB. Selanjutnya, personel kembali ke Mako Polsek Teluk Keramat dan tiba sekitar pukul 16.30 WIB.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan terkendali.

Sementara itu, pemilik lahan yang terbakar hingga saat ini masih belum diketahui.

Profil Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo

AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H. adalah perwira menengah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang menjabat sebagai Kapolres Sambas sejak Agustus 2026. Ia menggantikan pejabat lama, AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H.

Nama Lengkap: Sanny Handityo

Pangkat: Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)

Gelar: S.I.K., M.H.

Jabatan Saat Ini: Kapolres Sambas, Polda Kalimantan Barat (mulai Agustus 2026)

Nama Istri: Ny. Zabrina Sanny (Ketua Bhayangkari Cabang Sambas)

Rekam Jejak

Kapolres Sintang (Juli 2025 – Juli 2026)

Ia memimpin Polres Sintang selama sekitar satu tahun. Selama di Sintang, ia dikenal tegas terhadap kedisiplinan internal anggota, aktif memimpin pengamanan agenda besar masyarakat seperti Kapuas Raya Festival, serta mengedepankan pendekatan damai (restorative justice) dalam resolusi konflik sosial.

Kapolres Sambas (Agustus 2026 – Sekarang)

Resmi dilantik melalui prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Polda Kalbar dan disambut lewat tradisi Pedang Pora di Mapolres Sambas pada awal Agustus 2026.

Jarak Kabupaten Sambas dari Kota Pontianak

Jarak jalan darat dari Kota Pontianak ke Kabupaten Sambas (pusat kota Sambas) adalah sekitar 225 km hingga 250 km.

Waktu Tempuh Darat:

Sekitar 4 hingga 6 jam perjalanan menggunakan mobil atau sepeda motor, tergantung pada kondisi lalu lintas dan kecepatan berkendara.

Rute Utama (Jalur Pantura):

Jalur yang paling umum, efektif, dan nyaman adalah menyusuri rute pesisir utara, dengan urutan perjalanan: Pontianak → Mempawah → Kota Singkawang → Pemangkat → Sambas.

Rute Alternatif (Jalur Tengah):

Bisa juga melewati jalur darat bagian tengah melewati Kabupaten Bengkayang, namun jalur ini cenderung memakan waktu lebih lama (sekitar 6–8 jam) karena kondisi jalan yang lebih kecil.

Pilihan Transportasi Umum:

Tersedia layanan bus antarkota atau taksi travel reguler yang melayani rute langsung dari Pontianak ke Sambas setiap harinya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.