Grid.ID - Kronologi aksi begal motor di Cakung Jaktim (Jakarta Timur). Korban ditodong airsoft gun saat hendak membeli ayam.
Seorang pengendara motor menjadi korban dari komplotan begal bersenjata airsoft gun. Kejadian itu terjadi di Jalan Pulogadung II, Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur pada Rabu (26/8/2026).
Korban diketahui bernama M. Dahlan Irawan (50) kehilangan sepeda motor maticnya. Lantas bagaimana kronologinya?
Kronologi
Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra mengatakan, aksi begal terjadi sekitar pukul 01.15 WIB. Saat kejadian, korban sedang berhenti di pinggir jalan sambil berada di atas sepeda motornya.
Baru saat korban lengah, empat orang pelaku datang menggunakan dua sepeda motor dan mendekati korban dari arah belakang serta samping.
Salah satu pelaku yang dibonceng turun dari motor dan menghampiri korban sambil mengeluarkan airsoft gun dari dalam tas. Pelaku kemudian mengancam korban dengan meminta kunci sepeda motor yang masih menempel di kendaraan.
Karena takut, korban langsung mencabut kunci kontak motor dan berlari menjauh. Namun motor dibawa kabur pelaku dengan cara didorong menggunakan sepeda motor lain yang digunakan komplotannya.
“Selanjutnya saksi langsung menghubungi bos saksi selaku pemilik sepeda motor tersebut dan lanjut melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cakung Jakarta Timur,” ucap Andre, dikutip dari Kompas.com.
Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di sebuah rumah kontrakan di Jalan Tiar, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Pelaku diamankan sekitar pukul 08.30 WIB di hari yang sama.
"Saat diamankan, pelaku sedang tidur di dalam rumah kontrakannya," ujar Andre.
Kronologi aksi begal motor di Cakung Jaktim (Jakarta Timur) terjadi saat korban sedang berhenti di pinggir jalan. Ia ditodong menggunakan airsoft gun oleh komplotan pelaku.
Dilansir dari Tribun Jakarta, atas perbuatannya pelaku disangkakan Pasal 479 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan, dan atau Pasal 482 KUHP tentang tindak pidana pengancaman. Sementara terkait tiga pelaku lain yang terlibat melakukan begal bersama dengan pelaku RS, hingga kini masih dalam pengejaran jajaran Unit Reskrim Polsek Cakung.