TRIBUNTRENDS.COM - Seorang warga negara asing (WNA) asal Belarus, Samuseu Yauhen (32), meninggal dunia setelah ditemukan tenggelam saat melakukan snorkeling di perairan Pantai Bloo Lagoon, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (24/8/2026) sore. Korban diketahui datang ke Pantai Bloo Lagoon bersama seorang perempuan yang juga merupakan warga negara Belarus, Marmuzevich Anastasiya.
Baca juga: Dua Bule yang Diduga Berbuat Asusila di Berawa Ternyata Baru Kenal di Klub, Kini Tak Pernah Kontak
Kepala Seksi Humas Polres Karangasem Ipda I Nengah Artono mengatakan, korban dan saksi tiba di kawasan Pantai Bloo Lagoon sekitar pukul 17.00 Wita.
Tak lama setelah tiba, Yauhen langsung menuju ke tengah laut untuk melakukan snorkeling.
"Korban langsung ke tengah laut dan melaksanakan snorkeling," kata Artono saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2026).
Sekitar 30 menit kemudian, keberadaan korban tidak lagi terlihat dari pesisir pantai.
Saksi yang menyadari korban menghilang kemudian meminta bantuan seorang warga lokal yang berada di sekitar lokasi.
Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada Kepala Dusun setempat.
Warga kemudian bergerak melakukan pencarian terhadap korban.
Proses pencarian dilakukan menggunakan sampan dengan menyisir kawasan perairan di sekitar Pantai Bloo Lagoon.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil.
Sekitar pukul 18.10 Wita, korban ditemukan dalam kondisi mengambang di perairan Pantai Bloo Lagoon.
Korban kemudian dievakuasi menuju pesisir Pantai Padangbai. Sekitar pukul 18.20 Wita, Yauhen dibawa ke kawasan pantai yang berada di depan Setre Desa Adat Padangbai.
Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas I Manggis untuk mendapatkan penanganan.
Polres Karangasem masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti korban tenggelam hingga meninggal dunia.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh kepolisian untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian tersebut.
Penyidik juga berkoordinasi dengan Konsulat Republik Belarus untuk menyampaikan informasi mengenai kejadian tersebut sekaligus menghubungi keluarga korban.
Hingga kini, polisi masih mendalami seluruh fakta dan keterangan yang diperoleh untuk memastikan penyebab tenggelamnya WNA Belarus tersebut serta memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
(TribunTrends.com)