Kapolres Kota Bekasi Pastikan Situasi Normal dan Tak Ada Pergerakan Massa Aksi ke DPR
Joseph Wesly August 27, 2026 03:44 PM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR- Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana memastikan situasi di wilayah Kota Bekasi pada Kamis (27/8/2026) berjalan normal dan kondusif.

Hal tersebut disampaikan Kholis setelah bersama Wakapolres dan seluruh pejabat Polres Metro Bekasi Kota berkeliling memantau kondisi di 12 pos kolaborasi yang tersebar di sejumlah kecamatan.

"Pagi tadi bersama Wakapolres dan seluruh pejabat Polres Metro Bekasi Kota sudah berkeliling ke pos kolaborasi antara Polisi, TNI, Ormas, Ojol untuk memantau kondisi dan situasi Kota Bekasi tanggal 27 Agustus 2026, hasilnya tidak perlu ada yang dikhawatirkan," kata Kholis di Pos Bekasi Timur, Kamis (27/8/2026).

Tak Ada Pergerakan Massa dari Bekasi

Kholis memastikan hingga Kamis tidak terdapat pergerakan massa dari Kota Bekasi menuju Gedung DPR RI di Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi.

Ia juga menyebut aktivitas masyarakat di Kota Bekasi masih berjalan seperti biasa, termasuk para pengemudi ojek online yang tetap menerima pesanan.

"Sehubungan dengan agendanya berbeda teman-teman ojol, kini juga masih beraktifitas menerima orderan ya tentunya aktivitas di Bekasi seperti yang dilihat normal-normal saja," tegasnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Penyebar Konten Provokasi Demo 27 Agustus di Medsos Bekasi

Baca juga: Tak Ikut Demo 27 Agustus, Ojol Cikarang Pilih Narik untuk Penuhi Kebutuhan Keluarga

Menurut Kholis, pihaknya tetap menyiagakan personel untuk melakukan penjagaan di sejumlah titik.

Namun, penjagaan tersebut bukan bertujuan melakukan penyekatan ataupun menghambat mobilitas masyarakat.

"Tetap dilakukan penjagaan ini sebagai langkah untuk memastikan situasi di Kota Bekasi hari ini yang nyatanya normal-normal saja, tidak ada upaya untuk menghambat, menyekat itu tidak ada," ujarnya.

Aksi di Gedung DPR RI

Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu atau AMPB menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026).

Koordinator AMPB Supriyono alias Botok mengatakan terdapat dua tuntutan utama yang dibawa dalam aksi tersebut.

"Kami datang ke sini kan pasca aksi demo teman-teman AMPB di DPRD Kabupaten Pati ya. Karena teman-teman di Bogor dan Jakarta aspirasinya sama ya dengan kami, yaitu satu, segera sahkan RUU Perampasan Aset Koruptor, dua, hukum mati koruptor," kata Botok, Sabtu (22/8/2026) lalu. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.