BMKG Ingatkan Potensi Longsor dan Banjir Bandang di Jawa Barat, Dorong Pemerintah Siapkan Mitigasi
Seli Andina Miranti August 27, 2026 06:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Suaidi Ahadi mengimbau kepada masyarakat di Jabar yang tinggal di daerah-daerah perbukitan dan tebing, seperti di Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Menurut Suaidi, Garut dan Kabupaten Bandung memiliki potensi longsor yang tinggi sehingga perlu adanya perhatian ketika nanti musim hujan mulau datang.

"Potensi ancaman longsor dan banjir bandang tiba-tiba bisa saja terjadi, karena memang daya ikatnya sudah lemah. Banjir dan banjir bandang itu berbeda. Banjir bandang itu membawa material-material yang besar, sehingga bisa menghancurkan," katanya, Kamis (27/8/2026) di Kantor BMKG Bandung.

Baca juga: Bupati Sumedang Minta Seluruh Kades Data Bangunan Tak Berizin dan Rumah di Kawasan Rawan Longsor

Dia mendorong pemerintah daerah di Jabar agar bisa melakukan mitigasi dengan memperhatikan iklim yang saat ini terjadi musim kemarau panjang, dan akan melepas material-material yang daya ikat material batuan yang begitu turun hujan menjadi lemah.

"Apabila ada hujan sedikit pun, ya, atau cuaca ekstrem tiba-tiba yang curah hujannya di atas 50 mm itu yang perlu diperhatikan adalah daerah rawan longsor. Nah, masyarakat harus diedukasi sehingga masyarakat menjadi cerdas terhadap bencana. Masyarakat takut atau panik itu, karena mereka tidak tahu potensi ancamannya. Di sinilah peran pemerintah daerah harus mengenalkan potensi-potensi ancaman ke masyarakat, bukan menakut-nakuti, tapi mengenalkan potensinya sehingga masyarakat lebih cerdas," katanya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.