Konfeksi Belum Kebanjiran PesananJersey Baru Persib Bandung, Masih Tunggu Detail Desain
Seli Andina Miranti August 27, 2026 06:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  - Dua hari setelah jersey terbaru Persib Bandung diluncurkan, pesanan di sejumlah konfeksi yang biasa menggarap jersey Bobotoh ternyata belum langsung membeludak. 

Para pelaku usaha justru masih menunggu desain baru tersebut.

Pemilik konfeksi Rossi, Rosita, mengatakan dirinya sudah mengetahui adanya desain terbaru Persib. Namun, ia mengaku belum menerima pesanan khusus untuk jersey tersebut.

Rosita mengaku sudah mengetahui model tersebut. Meski demikian, ia mengatakan desain yang benar-benar baru belum banyak terlihat di kalangan pelanggannya.

Baca juga: Bobotoh Mulai Berburu Jersey Baru Persib di Sidolig, Pedagang Ngaku Belum Ada Stok

Menurut Rosita, kondisi tersebut terbilang wajar. Jersey yang baru diluncurkan biasanya membutuhkan waktu untuk dikenal lebih luas oleh masyarakat, terutama komunitas bobotoh dari luar kota yang menjadi pelanggan konfeksi.

Ia memperkirakan setidaknya membutuhkan waktu sekitar satu minggu setelah peluncuran hingga permintaan mulai berdatangan.

“Biasanya sih kalau sudah ada di pasaran minimal seminggu lah. Seminggu udah beradaptasi, udah ketahuan ke masyarakat banyak lah ya, baru nanti pada datang,” ucap Rosita.

Setelah desain mulai populer, pelanggan biasanya datang dengan membawa contoh desain yang mereka lihat dari media sosial. Dari sana, konfeksi akan menyesuaikan pesanan sesuai permintaan.

Rosita mengaku langsung mencari tahu mengenai desain terbaru Persib begitu mengetahui jersey tersebut telah diluncurkan.

“Hari ini saya udah tahu ada desain yang terbaru, saya pasti cari-cari tahu. Jadi kalau ada konsumen nanti datang, saya sudah tahu kalau ada yang baru, yang warnanya baru dan desain yang baru,” tuturnya.

Meski saat ini belum ada pesanan jersey terbaru, Rosita mengatakan jumlah pesanan jersey Persib dari pelanggan biasanya tidak sedikit.

Untuk pemesanan, ia menetapkan minimal 12 potong. Namun, jumlah tersebut jarang terjadi untuk pesanan Persib karena mayoritas pelanggan datang dari komunitas atau pembeli yang ingin menjualnya kembali.

“Biasanya saya kalau pesanan itu minimal 12 pieces. Kalau di bawah itu saya nggak terima. 

Biasanya saya itu dapat pesanan di atas 100- 500, gitu sih pasti kalau untuk Persib,” ucapnya.

Rosita mengatakan antusiasme komunitas Bobotoh terhadap jersey biasanya meningkat ketika Persib akan tampil dalam turnamen atau kompetisi tertentu.

“Cukup tinggi, apalagi kalau Persibnya nanti main di turnamen apa, nah baru itu pasti banyak yang mau bikin,” ujarnya.

Baca juga: Persib Bandung Mulai Latihan dengan Jersey Baru, Kombinasi Biru-Hitam

Menurutnya, jumlah komunitas Persib yang cukup banyak membuat permintaan jersey bisa meningkat dalam waktu singkat. Jersey tersebut tidak hanya digunakan untuk dikenakan bersama, tetapi juga dibagikan kepada anggota komunitas atau dijual kembali.

“Komunitasnya Persib udah banyak, jadi nanti dia untuk dijual lagi atau untuk dibagi-bagi ke komunitasnya, ke klubnya, ke apa banyak pokoknya,” tutur Rosita.

Hal serupa juga terjadi di R99 Production. Penjaga toko, Yeyen, mengatakan hingga saat ini belum ada pesanan khusus untuk jersey Persib terbaru.

Menurut Yeyen, pelanggan biasanya terlebih dahulu mengirimkan atau menunjukkan contoh desain yang sedang populer di kalangan Bobotoh. 

“Jadi kita lihat dulu desainnya. Dari contoh tersebut, kami kemudian melihat desain dan menyesuaikannya dengan permintaan pelanggan,” ujar Yeyen.

Untuk jersey terbaru yang baru diluncurkan, Yeyen mengaku masih mencari tahu seperti apa detail desainnya.

“Kalau sekarang kayaknya saya cek juga belum ada desain jerseynya yang terbaru seperti apa,” katanya.

Sebelumnya, R99 Production sempat menerima permintaan desain yang cukup populer di kalangan Bobotoh. Salah satunya kaus bertuliskan “Juara Deui” yang menjadi salah satu contoh bagaimana momentum prestasi Persib dapat memengaruhi permintaan produk suporter.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.