Bukan Selalu Soal Gaya Mengemudi, Ini Penyebab Mobil Bisa Makin Boros BBM
Muhammad Fatoni August 27, 2026 06:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -  Konsumsi bahan bakar yang tiba tiba menjadi lebih boros kerap membuat pemilik mobil mengevaluasi cara mengemudi.

Mengurangi penggunaan AC, menjaga putaran mesin, hingga menghindari akselerasi berlebihan biasanya menjadi langkah pertama yang dilakukan.

Namun, perubahan konsumsi BBM tidak selalu berkaitan dengan kebiasaan pengemudi.

Kondisi kendaraan juga dapat berpengaruh, terutama ketika beberapa komponen mulai mengalami penurunan performa tetapi belum menimbulkan gejala yang terasa mengganggu.

Karena itu, mobil yang masih terasa normal saat dikendarai bukan berarti seluruh komponennya berada dalam kondisi optimal.

Peningkatan konsumsi BBM justru bisa menjadi salah satu tanda yang patut diperhatikan.

Oli Mesin

Salah satu hal yang perlu diperiksa adalah kondisi oli mesin. 

Oli yang sudah terlalu lama digunakan dapat mengalami penurunan kemampuan dalam melumasi komponen mesin.

Gesekan yang meningkat dapat membuat kerja mesin menjadi lebih berat.

Selain oli, filter udara juga memiliki peran dalam proses pembakaran.

Filter yang kotor dapat menghambat aliran udara menuju mesin sehingga proses pembakaran tidak berlangsung secara optimal.

Kondisi Ban

Kondisi ban juga tidak boleh diabaikan. 

Tekanan angin yang berada di bawah rekomendasi membuat hambatan gulir kendaraan meningkat.

Dampaknya, mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan kendaraan dan konsumsi bahan bakar dapat ikut terpengaruh.

Busi

Komponen lain yang perlu diperhatikan adalah busi. 

Pada kendaraan bermesin bensin, busi berperan dalam menghasilkan percikan api untuk proses pembakaran.

Busi yang mulai aus dapat membuat pembakaran kurang optimal.

Gejalanya antara lain tarikan kendaraan terasa berat, mesin bergetar, atau konsumsi bahan bakar meningkat.

Baca juga: Tips Berkendara Saat Melewati Persimpangan

Perawatan

CEO Garasi.id, Ardyanto Alam, mengatakan perubahan konsumsi BBM sering kali baru disadari pemilik kendaraan ketika kondisi kendaraan mulai menunjukkan gejala tertentu.

"Mobil yang rutin dirawat biasanya memiliki performa mesin yang lebih optimal dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien," kata Ardyanto.

Menurut dia, perawatan berkala juga penting karena pemeriksaan kendaraan tidak hanya sebatas penggantian oli.

Sejumlah komponen lain dapat diperiksa untuk mengetahui potensi masalah sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

"Servis berkala juga membantu mendeteksi potensi kerusakan sejak dini sehingga pemilik kendaraan tidak perlu mengeluarkan biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari," ujarnya.

Kebiasaan menunda servis, menurut dia, pada akhirnya dapat membuat pemilik kendaraan menghadapi pengeluaran yang lebih besar.

Sebab, persoalan kecil yang tidak terdeteksi berpotensi berkembang dan memengaruhi komponen lainnya.

Di tengah perhatian masyarakat terhadap biaya penggunaan kendaraan, menjaga kondisi mobil tetap prima menjadi salah satu cara untuk mengendalikan pengeluaran operasional.

Pemeriksaan sederhana seperti tekanan ban dan kondisi oli juga dapat dilakukan secara berkala tanpa harus menunggu munculnya masalah.

Sementara itu, Garasi.id sedang menggelar program dalam rangka ulang tahunnya yang ke sembilan.

Melalui program "Banjir Kejutan di Tahun Kesembilan" yang berlangsung 7 sampai 31 Agustus 2026, perusahaan tersebut menawarkan potongan harga hingga Rp1 juta untuk layanan jasa servis.

Promo tersebut dapat menjadi salah satu pilihan bagi pemilik kendaraan yang memang sudah waktunya melakukan perawatan.

Namun, kebutuhan servis tetap sebaiknya mengacu pada kondisi kendaraan dan rekomendasi perawatan dari pabrikan, bukan semata karena adanya program potongan harga.

Dengan perawatan yang dilakukan secara teratur, pemilik kendaraan dapat mengetahui kondisi berbagai komponen lebih awal.

Bukan hanya soal mengejar konsumsi BBM yang lebih efisien, tetapi juga menjaga keamanan, kenyamanan, dan keandalan mobil dalam penggunaan sehari hari. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.