Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma menggelar roadshow kampanye antikorupsi di sejumlah wilayah Kabupaten Seluma.
Kegiatan tersebut dimulai sejak Rabu (26/8/2026) dan dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Kampanye antikorupsi ini menyasar dua kelompok, yakni aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma dan masyarakat umum.
Kajari Seluma Janu Arsianto melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Renaldo Ramadhan mengatakan, roadshow dilakukan dengan mendatangi langsung sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta titik-titik keramaian masyarakat.
"Kita gelar roadshow dengan mendatangi OPD juga masyarakat. Untuk masyarakat, kita gelar di Simpang 6 Tais dengan menemui pengendara yang melintas," ujar Renaldo, Kamis (27/8/2026) pagi.
Dalam kegiatan tersebut, Kejari Seluma juga membagikan sejumlah suvenir kepada masyarakat yang melintas. Suvenir yang dibagikan berupa jam dinding, tumbler, hingga kaos bertuliskan pesan antikorupsi.
Renaldo menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan korupsi yang dilakukan Kejari Seluma.
Edukasi diberikan secara langsung agar masyarakat memahami dampak dan konsekuensi dari praktik korupsi.
"Kampanye antikorupsi ini merupakan bagian dari upaya dan strategi untuk mencegah terjadinya perbuatan korupsi di Kabupaten Seluma," katanya.
Baca juga: Nelayan Seluma Diusulkan Dapat Bantuan Perahu dan Mesin Motor Tempel dari Pemerintah Pusat
Menurut Renaldo, roadshow tersebut juga bertujuan menekan potensi korupsi, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
Pendekatan langsung dinilai penting untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya integritas.
“Kami ingin kehadiran Kejaksaan tidak hanya saat penindakan, tapi juga saat pencegahan,” tegasnya.
Kejari Seluma berharap kampanye antikorupsi tersebut dapat memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa korupsi merupakan perbuatan yang dilarang, merugikan negara dan masyarakat, serta bertentangan dengan hukum.
“Mari bersama-sama kita wujudkan Seluma yang bersih dan bebas dari korupsi dalam bentuk apa pun,” ajak Renaldo.
Ia juga menekankan pentingnya integritas bagi setiap aparatur negara. Menurutnya, ASN sebagai pelayan publik harus menjalankan tugas sesuai aturan, transparan, serta menghindari segala bentuk penyimpangan anggaran.
"Dengan adanya kampanye antikorupsi ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran para ASN di lingkungan Pemkab Seluma agar menjauhi dan tidak melakukan praktik-praktik korupsi," pungkas Renaldo Ramadhan.