Harga Ayam Tembus Rp 50 Ribu per Kg, Pemko Medan Sidak Pasar
Randy P.F Hutagaol August 27, 2026 07:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Kota (Pemko) Medan turun langsung mengecek kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, terutama ayam, cabai, dan bawang, menyusul keluhan masyarakat. Sidak dilakukan di Pasar Petisah dan Pasar Sei Sikambing, Kamis (27/8/2026). 

Sidak arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas ini dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Medan Citra Effendi Capah, didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Hendra Ridho Siregar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Ahmad Untung Lubis, serta Direktur Utama PUD Pasar Anggia Ramadhan.

Hasil pemantauan menunjukkan harga ayam telah mencapai sekitar Rp 50.000 per kilogram. Kenaikan tersebut salah satunya dipicu berkurangnya pasokan ayam yang masuk ke pasar.

Kondisi ini turut dikeluhkan pedagang. Maryuni, salah seorang pedagang, berharap harga ayam kembali stabil dan berada di kisaran Rp 35.000 per kilogram agar tidak semakin membebani masyarakat.

"Harapannya harga ayam bisa kembali Rp 35 ribu," ujarnya.

Selain ayam, sejumlah komoditas bumbu dapur juga mengalami kenaikan. Harga cabai rawit terpantau sekitar Rp65.000 per kilogram, sedangkan di kawasan Petisah sekitar Rp60.000. Cabai merah berada di kisaran Rp45.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang putih sekitar Rp 34.000 per kilogram, tomat Rp18.000, dan bawang merah sekitar Rp36.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut menjadi perhatian Pemko Medan karena berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat. Terlebih, komoditas pangan merupakan kebutuhan yang dibeli masyarakat setiap hari.

Citra Effendi Capah mengatakan, Pemko Medan akan menelusuri kondisi pasokan dengan mendatangi para pemasok untuk mengetahui penyebab kenaikan harga sejumlah komoditas.

"Langkah-langkahnya akan kami jumpai pemasoknya," kata Citra.

Pemko Medan juga menyiapkan intervensi terhadap sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga, khususnya cabai. Upaya ini dilakukan untuk menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Untuk ayam, Pemko Medan akan berkoordinasi dengan Rumah Potong Hewan (RPH) guna memastikan ketersediaan pasokan sekaligus mencari solusi atas kenaikan harga yang terjadi di pasar.

Selain itu, pengendalian harga akan diperkuat melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Murah. Kedua program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

"Kami akan menggelar GPM dan Pasar Murah. Kita pastikan barang komoditas tersebut ada di pasar," ujar Citra. 

Citra menegaskan, sidak dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan setelah banyaknya keluhan masyarakat mengenai kenaikan harga kebutuhan pokok.

"Sidak ini sesuai arahan Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Masyarakat banyak yang mengeluh harga. Jadi kita ingin mengetahui secara langsung," katanya.

Lanjut Citra Capah, Pemko Medan memastikan pemantauan harga tidak berhenti di pasar. Pemerintah akan menelusuri rantai pasok, mulai dari pemasok hingga pedagang, untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kenaikan harga.

(Dyk/Tribun-Medan.com) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.