Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ada yang unik dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Qur'an Al-Falah, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Di mana, para santri di pondok pesantren tersebut bisa menikmati beragam makanan dan minuman dalam sebuah bazar tanpa perlu mengeluarkan uang.
Syaratnya cukup sederhana, yakni membaca sholawat.
Dewan Pengasuh Utama Pondok Pesantren Al-Qur'an Al-Falah, Rif'at Aby Syahid mengatakan bahwa bazar sholawat tersebut menjadi salah satu tradisi yang hampir 20 tahun di pondok pesantrennya.
"Yang menginisiasi bazar sholawat ini adalah muassis pesantren kami, KH Qori Ahmad Syahid. Dan ini adalah merupakan sebuah manifestasi kebahagiaan," ujarnya kepada Tribun Jabar pada Kamis (27/8/2026).
Rif'at mengatakan bahwa berbagi makanan kepada para santri menjadi salah satu bentuk kebahagiaan yang diharapkan bernilai ibadah, terutama peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
"Seperti disampaikan oleh mubalig bahwa ada satu hadis mengatakan: barang siapa yang bergembira dengan Maulid Nabi, maka mendapatkan penghargaan atau penghormatan dari Allah SWT," katanya.
Dalam bazar tersebut, sedikitnya terdapat 30 pelaku UMKM yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman.
Mulai dari gorengan, makanan ringan, hingga aneka minuman tersedia di lokasi bazar.
Menariknya, seluruh hidangan tersebut tidak dijual menggunakan uang.
Para santri dapat mendapatkan makanan di bazar dengan memberikan kupon dan cara melafalkan sholawat dihadapan penjual.
"Misalkan kata yang penjualnya, 'Baca sholawat!' 'Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad', maka diberi makanan itu. Tapi mereka dapat kupon, satu orang minimal 5 atau 6 kupon begitu," ucapnya.
Rif'at menuturkan, makanan yang dibagikan dalam bazar tersebut merupakan hasil partisipasi berbagai pihak, mulai dari dewan pengasuh, keluarga pengasuh pesantren, wali santri hingga para guru.
Bazar sholawat ini hanya digelar selama satu hari. Rif'at menyebut bazar sholawat tersebut menjadi salah satu puncak dari rangkaian peringatan Maulid Nabi di Pondok Pesantren Al-Qur'an Al-Falah.
Bagi para santri, bazar tersebut bukan sekadar tempat mendapatkan makanan.
Di tengah ramainya antrean, mereka juga diajak untuk memperbanyak sholawat sebagai bagian dari perayaan Maulid Nabi.
Tradisi yang telah bertahan hampir dua dekade itu pun menjadi cara tersendiri bagi keluarga besar Pondok Pesantren Al-Qur'an Al-Falah untuk menyampaikan kebahagiaan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.