TRIBUNJOGJA.COM - Di tengah gelombang aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah, termasuk di Jakarta pada Kamis (27/8/2026), SAFEnet memberikan panduan singkat tentang keamanan digital.
Menurut mereka, panduan ini penting sebagai langkah preventif di tengah negara yang kian represif.
“Panduan keamanan digital berikut merupakan sebagian langkah dari berbagai rangkaian preventif yang dapat dilakukan. Di saat situasi negara semakin represif, dan tidak menjamin kebebasan warga—resiliensi menjadi alat kolektif terakhir sebagai perilaku yang dimiliki warga,” tulis narasi di takarir Instagram @safenetvoice.
Panduan keamanan digital yang mereka unggah di laman Instagram resmi terbagi menjadi tiga waktu, yakni sebelum, ketika, dan setelah aksi. Berikut rinciannya:
Baca juga: Forum BEM Se-DIY Gelar Aksi dari DPRD hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Ini Tuntutannya
Sebelum datang ke aksi demonstrasi, SAFEnet menyarankan untuk menerapkan buddy system, yakni saat dua orang saling memberi kabar dan bertanggung jawab satu sama lain.
Selain itu, pastikan Tribunners berangkat dengan perangkat digital seminimal mungkin, dengan baterai yang terisi penuh, dan menyiapkan daftar kontak hotline bantuan hukum di daerah masing-masing.
Mereka juga menyarankan untuk mengganti sandi media sosial dengan yang tidak mudah ditebak dan melakukan pengamanan dua langkah.
Perangkat yang digunakan juga harus terkunci dengan sandi. Namun, sandi yang digunakan bukan berupa pola, sidik jari, Face ID, atau PIN yang kurang dari 6 angka.
Jika live location masih menyala, SAFEnet menganjurkan untuk mematikannya. Mereka juga mengimbau untuk menggunakan jalur komunikasi yang aman seperti Signal, Threema, Session, atau Wire.
Baca juga: Ketika Kabut Asap Mengancam Napas Kita
Ketika aksi, menurut SAFEnet, Tribunners harus senantiasa melakukan observasi area sekitar dan mengetahui jalur evakuasi yang tersedia.
Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, SAFEnet menganjurkan untuk langsung mencabut media penyimpanan yang digunakan untuk mendokumentasikan aksi.
Setelah dicabut, ganti dengan media penyimpanan yang kosong.
Tribunners juga perlu mengunduh VPN dan menyalakannya. Berkebalikan dengan VPN, Bluetooth justru harus dimatikan.
Jika dirasa perlu, dalam keadaan terdesak lakukan peresetan pabrik atau hapus semua data di perangkat digital.
SAFEnet menegaskan untuk menjaga perangkat elektronik dan komunikasi agar tidak hilang atau tercecer.
Lebih dari itu, perlu juga mewaspadai jika ada akun yang terhubung.
Setelah pulang, jangan pernah mengakses tautan yang mencurigakan dari kontak yang tidak dikenal.
Tribunners juga perlu memastikan teman yang menjadi buddy selamat sampai rumah atau tempat tujuan.
(MG Fuza Nihayatul Chusna)