Ambisi 3 Gelar Beruntun Liga Champions PSG Dibayangi Isu Keretakan Enrique dan Dembele
Drajat Sugiri August 27, 2026 11:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan ambisinya untuk kembali membawa Les Parisiens meraih trofi UEFA Champions League 2026/2027.

Namun, di tengah target besar tersebut, suasana internal PSG justru diwarnai kabar kurang sedap terkait hubungan sang pelatih dengan Ousmane Dembele.

Luis Enrique menjadikan Liga Champions sebagai salah satu target utama PSG pada musim ini.

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang undian Liga Champions 2026/2027 yang dijadwalkan berlangsung di Monaco, Prancis, Kamis (27/8/2026) pukul 23.00 WIB.

PSG mengincar sejarah dengan berusaha meraih gelar Liga Champions untuk kali ketiga secara beruntun.

Selebrasi Ousmane Dembele saat mengawal Paris Saint-Germain (PSG).
Selebrasi Ousmane Dembele saat mengawal Paris Saint-Germain (PSG). (Instagram Ousmane Dembele)

Dalam 50 tahun terakhir, hanya Real Madrid yang mampu mencatatkan prestasi tersebut, yakni ketika menjadi juara pada edisi 2016, 2017, dan 2018.

Kini, Luis Enrique ingin mengulangi pencapaian tersebut bersama PSG.

"Kami telah memenangkan dua pertandingan terakhir, yang berarti kami bisa memenangkan yang ketiga. Ini akan sangat sulit, tetapi itulah ambisi kami," ujar Luis Enrique, dikutip dari TheSun.

Akan tetapi, ambisi besar PSG di kompetisi Eropa datang bersamaan dengan persoalan yang mencuat di dalam skuad.

Menurut laporan L'Equipe, Luis Enrique dikabarkan terlibat ketegangan dengan salah satu pemain pentingnya, Ousmane Dembele.

Padahal, hubungan keduanya selama ini terbilang dekat.

Dembele juga secara terbuka mengakui besarnya pengaruh Luis Enrique terhadap perkembangan kariernya hingga membawanya meraih Ballon d'Or 2025.

Baca juga: Kerusuhan di Tengah Perayaan Penuh Sejarah Fenerbahce Tampil Lagi di Liga Champions

Meski demikian, hubungan yang dekat tersebut tidak sepenuhnya terbebas dari gesekan.

Momen ketegangan disebut terjadi setelah PSG menghadapi Rennes pada laga perdana Ligue 1 musim ini di Stadion Roazhon Park.

PSG harus memainkan pertandingan tersebut di luar kandang karena kondisi lapangan Parc des Princes tidak memungkinkan digunakan.

Dalam pertandingan itu, PSG sempat berada dalam posisi sulit setelah tertinggal 0-2.

Luis Enrique kemudian mengambil keputusan mengejutkan dengan menarik Dembele keluar pada babak kedua dan memasukkan Ferran Torres.

Pergantian tersebut terbukti tepat.

Torres langsung memberikan dampak besar dalam debutnya bersama PSG dengan mencetak dua gol sekaligus membawa tim bangkit dan menyamakan kedudukan.

Usai pertandingan, Luis Enrique memberikan pesan tegas kepada para pemainnya.

Pelatih asal Spanyol itu mengingatkan bahwa kesuksesan masa lalu tidak boleh membuat PSG terlena.

"Inilah sepak bola. Paris Saint-Germain belum memenangkan apa pun, sama sekali tidak ada. Jika kau sibuk dengan apa yang sudah kau menangkan, maka kau tidak akan memenangkan apa pun. Hal terpenting bagiku adalah tidak ada ruang untuk berpuas diri: kau harus membuktikan dirimu setiap hari, di setiap sesi latihan, di setiap pertandingan. Kalau tidak, mudah sekali untuk merasa puas diri," kata Luis Enrique.

Ia kemudian menegaskan bahwa ambisi untuk terus meraih kemenangan menuntut setiap pemain keluar dari zona nyaman.

"Tujuan kami adalah selalu menang, dan untuk mencapainya, kau harus keluar dari zona nyamanmu. Apakah itu jelas?" tutur Luis Enrique.

Pernyataan tersebut kemudian dikaitkan dengan situasi yang terjadi antara sang pelatih dan Dembele setelah pertandingan.

Sejumlah media Prancis melaporkan adanya momen tegang di ruang ganti PSG.

Dembele bahkan disebut menjadi pemain terakhir yang meninggalkan stadion untuk menuju bus tim.

L'Equipe melaporkan bahwa Dembele masih berada di stadion karena menunggu Luis Enrique.

Situasi tersebut menjadi sorotan mengingat keduanya selama ini memiliki hubungan yang cukup baik.

Selain itu, Dembele disebut belum memperoleh waktu istirahat yang cukup.

Setelah melakukan pembicaraan dengan Luis Enrique, keduanya kemudian sepakat untuk memperpanjang masa libur sang pemain.

Dembele dijadwalkan baru kembali bergabung dengan skuad PSG pada Senin mendatang.

Kondisi tersebut membuat pemain berusia 29 tahun itu dipastikan absen ketika PSG menghadapi Lille pada pertandingan berikutnya.

Situasi ini tentu menjadi perhatian bagi Luis Enrique.

Pasalnya, PSG membutuhkan kondisi internal yang solid jika ingin mewujudkan ambisi mempertahankan gelar Liga Champions dan mencetak sejarah dengan menjadi juara tiga musim berturut-turut.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.