Doa Tahajud Mustajab, Bacaan Arab, Latin, Arti, Dzikir hingga Tata Cara 2 Rakaat
M Zulkodri August 28, 2026 12:03 AM

 

BANGKAPOS.COM-- Sholat tahajud menjadi salah satu ibadah sunnah yang banyak dikerjakan umat Islam pada malam hari.

Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, waktu setelah tahajud juga kerap dimanfaatkan untuk memanjatkan doa dan memohon ampunan.

Bagi umat Islam yang ingin mengamalkan sholat tahajud, terdapat sejumlah bacaan doa yang dapat dibaca setelah menunaikan sholat.

Mulai dari doa tahajud yang panjang, doa singkat dari Al-Qur'an, dzikir, hingga doa setelah sholat witir.

Namun, penting dipahami bahwa tidak ada bacaan tertentu yang secara otomatis membuat doa "cepat dikabulkan".

Seorang Muslim dianjurkan berdoa dengan ikhlas, penuh keyakinan, dan mengikuti tuntunan yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadis.

Kapan Waktu Terbaik Sholat Tahajud?

Sholat tahajud merupakan sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari. Waktu yang paling utama untuk mengerjakannya adalah pada sepertiga malam terakhir.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 79:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Artinya:

"Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."

Sholat tahajud umumnya dikerjakan setelah seseorang tidur, kemudian bangun pada malam hari untuk melaksanakan sholat.

Doa Tahajud Panjang Sesuai Sunnah

Salah satu doa yang masyhur dibaca setelah tahajud adalah doa yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu. Doa ini juga dikenal sebagai doa iftitah dalam sholat malam.

Berikut bacaan Arabnya:

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ،

اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Latin

Allahumma lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fihinna, wa lakal hamdu anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fihinna, wa lakal hamdu anta rabbus samawati wal ardhi wa man fihinna. Antal haqq, wa wa'dukal haqq, wa qaulukal haqq, wa liqa'ukal haqq, wal jannatu haqq, wan naru haqq, was sa'atu haqq.

Allahumma laka aslamtu, wa bika amantu, wa 'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khasamtu, wa ilaika hakamtu. Faghfir li ma qaddamtu wa ma akhkhartu, wa ma asrartu wa ma a'lantu. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru, anta ilahi la ilaha illa anta.

Artinya

"Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji. Engkau cahaya langit dan bumi serta siapa saja yang ada di dalamnya. Hanya milik-Mu segala puji. Engkau yang mengatur langit dan bumi serta siapa saja yang ada di dalamnya. Hanya milik-Mu segala puji. Engkau Tuhan langit dan bumi serta siapa saja yang ada di dalamnya.

Engkau Maha Benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar. Surga itu benar, neraka itu benar, dan kiamat itu benar.

Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku bertaubat. Ampunilah aku atas dosa-dosaku yang telah lalu maupun yang akan datang, yang aku sembunyikan maupun yang aku tampakkan. Engkau Yang Maha Awal dan Maha Akhir. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau."

Doa Tahajud Singkat

Bagi yang ingin membaca doa singkat, salah satu doa yang sangat dikenal adalah doa dalam QS. Al-Baqarah ayat 201:

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin:

Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar.

Artinya:

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka."

Doa ini dapat diamalkan sebagai salah satu bentuk permohonan kepada Allah SWT setelah melaksanakan ibadah.

Dzikir Setelah Sholat Tahajud

Setelah sholat tahajud, umat Islam dapat melanjutkan ibadah dengan berdzikir dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Salah satu bacaan istighfar yang dapat diamalkan adalah:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Latin:

Astaghfirullahal 'azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.

Artinya:

"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Yang Maha Berdiri sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya."

Selain istighfar, dzikir dapat dilanjutkan dengan:

  • Subhanallah — Maha Suci Allah.
  • Alhamdulillah — Segala puji bagi Allah.
  • Allahu Akbar — Allah Maha Besar.
  • Astaghfirullah — Aku memohon ampun kepada Allah.
  • Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Sayyidul Istighfar Setelah Tahajud

Bacaan lain yang dapat diamalkan adalah Sayyidul Istighfar:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ أَعُوْذُُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Latin:

Allahumma anta Rabbi, la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'udzu bika min syarri ma shana'tu, abu'u laka bini'matika 'alayya wa abu'u laka bidzanbi faghfirli fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Artinya:

"Ya Allah, Engkaulah Rabbku. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas ikatan dan janji-Mu selama aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."

Benarkah Sepertiga Malam Waktu Mustajab untuk Berdoa?

Sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu yang sangat utama untuk berdoa.

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa pada sepertiga malam terakhir terdapat seruan agar hamba memohon kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah menyeru siapa yang berdoa untuk dikabulkan, siapa yang meminta untuk diberi, dan siapa yang memohon ampun untuk diampuni.

Karena itu, bangun pada sepertiga malam untuk melaksanakan tahajud, berdzikir, beristighfar, dan berdoa merupakan kesempatan yang sangat baik bagi seorang Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berdoa

Agar ibadah dan doa dilakukan dengan baik, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

1. Ikhlas

Berdoa hendaknya ditujukan hanya kepada Allah SWT dan dilakukan dengan keikhlasan.

Allah berfirman dalam QS. Ghafir ayat 14:

فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

"Maka berdoalah kepada Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya."

2. Menghadirkan Hati

Doa sebaiknya tidak hanya diucapkan melalui lisan, tetapi juga disertai hati yang sadar dan penuh harap kepada Allah SWT.

3. Memuji Allah

Sebelum menyampaikan permohonan, seorang Muslim dianjurkan memuji Allah dan menyebut nama-nama-Nya yang baik.

Allah berfirman dalam QS. Al-A'raf ayat 180:

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا

"Dan Allah memiliki Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama itu."

4. Memanfaatkan Waktu yang Utama

Sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa, istighfar, dan ibadah malam.

Niat Sholat Tahajud 2 Rakaat

Sholat tahajud dapat dikerjakan minimal dua rakaat.

Berikut niat yang umum dibaca:

صَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Ushalli sunnatat-tahajjudi rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya:

"Saya berniat mengerjakan sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Sholat Tahajud 2 Rakaat
Pelaksanaan sholat tahajud pada dasarnya seperti sholat sunnah lainnya.

Urutannya:

  • Berniat sholat tahajud.
  • Takbiratul ihram.
  • Membaca doa iftitah.
  • Membaca Al-Fatihah.
  • Membaca surat atau ayat Al-Qur'an.
  • Rukuk.
  • I'tidal.
  • Sujud.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Sujud kedua.
  • Berdiri untuk rakaat kedua.
  • Membaca Al-Fatihah dan surat atau ayat Al-Qur'an.
  • Melanjutkan gerakan sholat hingga tahiyat akhir.
  • Membaca salam.

Setelah selesai, ibadah dapat dilanjutkan dengan dzikir, istighfar, sholawat, dan doa.

  • Tahajud Kemudian Ditutup dengan Witir

Setelah melaksanakan tahajud, umat Islam dapat menutup rangkaian sholat malam dengan sholat witir.

Sholat witir dikerjakan dengan jumlah rakaat ganjil. Salah satu hadis menyebutkan bahwa witir merupakan sholat yang dianjurkan untuk dikerjakan sebagai penutup sholat malam.

Salah satu bacaan setelah witir adalah:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Latin:

Subhanal malikil quddus.

Artinya:

"Mahasuci Tuhan Yang Mahakudus."

Bacaan tersebut dapat dibaca tiga kali sebagaimana keterangan yang disebutkan dalam riwayat An-Nasa'i.

Jangan Terpaku pada Satu Doa

Pada akhirnya, doa setelah tahajud tidak harus selalu panjang. Doa singkat pun dapat menjadi sarana seorang hamba menyampaikan permohonan kepada Allah SWT.

Yang terpenting adalah berdoa dengan ikhlas, menghadirkan hati, memperbanyak istighfar, serta memohon kebaikan dunia dan akhirat.

Bagi yang baru mulai membiasakan sholat tahajud, tidak perlu memaksakan diri membaca seluruh rangkaian doa yang panjang.

Dua rakaat tahajud, kemudian berdoa dengan sungguh-sungguh dan ditutup dengan witir dapat menjadi awal untuk membangun kebiasaan ibadah malam.

Semoga setiap doa yang dipanjatkan menjadi jalan datangnya kebaikan, ampunan, ketenangan, dan keberkahan dari Allah SWT.(*)

(Bangkapos.com/Zulkodri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.