Peserta Piala Soeratin U-13 dan U-15 Sumut Dibagi ke 4 Zona
Truly Okto Hasudungan Purba August 28, 2026 03:10 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatra Utara membagi pelaksanaan Piala Soeratin U-13 dan U-15 tingkat Provinsi Sumut 2026 ke dalam empat zona. Pembagian zona tersebut dilakukan untuk memudahkan peserta sekaligus memperluas kesempatan bagi sekolah sepak bola (SSB) dari berbagai daerah di Sumatra Utara untuk ambil bagian dalam kompetisi usia dini.

Sekretaris PSSI Sumut, Yosephine Sembiring, mengatakan empat zona yang menjadi lokasi pelaksanaan Piala Soeratin tahun ini yakni Langkat, Pematangsiantar, Labuhanbatu, dan Sibolga. “Jadi tahun ini Soeratin ada empat zona, Langkat, Siantar, Labuhanbatu dan Sibolga,” ujar Yosephine kepada Tribun Medan.

Total terdapat 62 SSB dari berbagai daerah di Sumatra Utara yang ambil bagian dalam Piala Soeratin U-13 dan U-15. Masing-masing zona akan menyaring tim terbaik untuk melaju ke putaran berikutnya.

Dari setiap zona nantinya akan diambil dua tim dari masing-masing kelompok umur untuk tampil di babak delapan besar. Dengan demikian, akan terdapat delapan tim yang bertanding pada masing-masing kelompok umur di fase tersebut. Babak delapan besar direncanakan berlangsung di Kota Medan pada 6-12 September 2026. Stadion Madya direncanakan menjadi lokasi pertandingan.

Yosephine menjelaskan, seluruh zona saat ini sudah mulai melaksanakan pertandingan. Zona Sibolga telah lebih dulu menggelar pertandingan pada 25 Agustus 2026, sedangkan tiga zona lainnya, yakni Langkat, Pematangsiantar dan Labuhanbatu, mulai menggelar pertandingan pada 26 Agustus 2026.

Menurut Yosephine, pembagian menjadi empat zona merupakan langkah strategis PSSI Sumut mengingat tahun ini menjadi momentum penting dalam perkembangan pembinaan sepak bola usia dini di Sumatra Utara.

Ia menyebut Piala Soeratin tahun ini berhasil digelar di 23 dari 33 kabupaten/kota di Sumatra Utara. Jumlah tersebut dinilai menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. “Karena memang tahun ini tahun pertama di Sumatera Utara bisa menjalankan Soeratin di 23 kabupaten dan kota. Artinya, pembinaan usia dini kita berjalan cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Baca juga: 20 Tim Ikuti Medan Rafting Championship 2026 Series I

Dengan jumlah peserta yang semakin banyak, kata Yosephine PSSI Sumut memilih sistem zonasi agar klub dan SSB tidak terbebani dengan finansial jika digelar terpusat di satu daerah.  “Makanya kita harus membagi zona supaya tidak memberatkan SSB untuk berlaga di provinsi. Mereka bisa bermain dengan juara-juara di kabupaten dan kota lain di tuan rumah terdekat,” jelasnya.

Setelah fase zona selesai, dua tim terbaik dari masing-masing zona di setiap kelompok umur akan melanjutkan perjuangan ke babak delapan besar di Medan. Fase tersebut nantinya menjadi penentu tim yang akan keluar sebagai juara tingkat Provinsi Sumatra Utara dan mewakili di tingkat Nasional.

Yosephine berharap peningkatan jumlah peserta dan wilayah pelaksanaan Piala Soeratin dapat menjadi indikator semakin baiknya pembinaan sepak bola usia dini di Sumut. “Kita punya 33 kabupaten dan kota dan 23 sudah menggelar Piala Soeratin. Sekarang kita masuk di tingkat provinsi. Kita berharap pembinaan sepak bola di Sumatera Utara bisa lebih ditingkatkan lagi dengan lebih banyak kompetisi di kelompok umur,” ujarnya.

Menurutnya, kompetisi usia dini harus terus diperbanyak karena menjadi salah satu fondasi utama dalam mencetak pesepak bola masa depan. “Karena fokus kita memang di pembinaan. Harapannya tahun depan bisa lebih banyak lagi pesertanya, kemudian kita bisa melahirkan lebih banyak generasi sepak bola di Sumatera Utara,” tuturnya. (cr29/tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.