TRIBUNJAMBI.COM - Warga yang melintas di atas Jembatan Teluk Dawan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi, dikagetkan oleh aksi langka fauna habitat sungai setempat pada Kamis siang (27/8/2026).
Sebuah fenomena tak biasa berhasil diabadikan warga melalui rekaman video viral berdurasi satu menit yang memperlihatkan dua ekor buaya berukuran sangat besar saling beradu kekuatan di aliran air.
Dalam rekaman video tersebut, kedua reptil raksasa tampak saling serang di permukaan sungai tepat di bawah jembatan.
Kibasan ekor serta hempasan tubuh kedua predator air ini menciptakan kecipak air yang cukup deras hingga menyedot perhatian para pengendara dan warga sekitar yang kebetulan berada di lokasi.
Area Sungai Teluk Dawan memang dikenal sebagai salah satu habitat asli dengan populasi buaya yang cukup melimpah.
Penampakan buaya menyembul ke permukaan air sebenarnya bukan hal asing bagi masyarakat setempat maupun pengguna jalan yang kerap melintasi jembatan tersebut.
Namun, pemandangan dua buaya berukuran besar yang muncul bersamaan dan terlibat aksi "baku hantam" terbilang sangat jarang terjadi.
Pengunggah video melalui akun Instagram @jambihits_id turut menyoroti keunikan momen pertarungan sengit antarpredator tersebut.
"Entah Apa yang Diperebutkan, 2 Ekor Buaya Terlihat Baku Hantam Di Bawah Jembatan Teluk Dawan Tanjab Timur," tulis keterangan dalam video yang diunggah.
Momen menegangkan tersebut berlangsung beberapa saat sebelum akhirnya situasi kembali tenang.
Baca juga: Banyak Buaya Muncul ke Permukaan Sungai Batanghari, Warga Pulau Kayu Aro Waswas
Baca juga: Kualitas Udara Hari Ini: Pekanbaru Berbahaya, Jambi Peringkat 5
Setelah saling kibas dan meloncat di permukaan air, kedua buaya raksasa itu perlahan menyelam dan menghilang kembali ke dalam keruhnya sungai.
Buaya ini menampakkan diri di kawasan perkebunan di Desa Jati Mulyo, Kecamatan Dendang pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 13.20 WIB.
Dari video yang beredar di sosial media, terlihat buaya berukuran besar itu berteduh di bawah batang kelapa sawit yang berada di tepian air.
Buaya ini membuka mulutnya lebar-lebar seolah kepanasan.
Pengunggah video yakni akun Instagram @M Faizal Rozikin menyebutkan jika buaya itu muncul di wilayah Kecamatan Dendang.
Sebelumnya, seekor buaya juga muncul di aliran Sungai Batanghari di kawasan Desa Pulau Kayu Aro, Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi pada akhir Juli 2026 lalu.
Kemunculan buaya berjemur di pasir dengan mulut menganga itu kerap terekam kamera warga.
Sekretaris Desa Pulau Kayu Aro, Riki, menduga kemunculan buaya karena ruang geraknya mencari makan sudah menyempit imbas air Sungai Batanghari surut drastis saat kemarau.
Riki mengatakan video buaya di pinggir sudah beberapa kali viral.
Titik penampakan sangat dekat area aktivitas harian warga.
"Buaya itu muncul di RT 07 Desa Pulau Kayu Aro. Panjangnya sekitar dua meter," terang Riki.
Menurut Riki, fenomena itu bukan kali pertama terjadi. Satwa liar berkulit keras itu sudah beberapa kali menampakkan diri di lokasi yang sama.
Kehadirannya memicu kekhawatiran masyarakat yang bergantung sungai untuk beraktivitas.
"Warga jadi resah dan takut beraktivitas di sungai sejak buaya itu sering muncul," ujarnya.
Baca juga: Hotspot Sumatera Selatan 274 Titik, Angin Potensi Bawa Asap Karhutla ke Arah Jambi
Baca juga: 5 Hektar Lahan Nyaris Hangus, Karhutla di Ness Jambi Berhasil Dipadamkan
Baca juga: Aksi Gubernur Al Haris dan Satgas Karhutla Jambi Terjun Langsung Padamkan Karhutla di Tanjabtim