Obor Pemuda GMIM, Renungan Jumat 28 Agustus 2026, Yosua 24:19-24, Suaranya Akan Kami Dengarkan
Chintya Rantung August 28, 2026 12:22 PM

TRIBUNMAANDO.CO.ID - Obor Pemuda GMIM, renungan Jumat 28 Agustus 2026.

Pembacaan alkitab terdapat pada Yosua 24:19-24.

Tema perenungan adalah Suaranya Akan Kami Dengarkan.

Khotbah:

Sobat Obor, Kidung jemaat nomor 33 berkata, suara-Mu kudengar memanggil diriku, supaya ku di Golgota di basuh 
darah-Mu.

Aku datanglah, Tuhan, pada-Mu; dalam darah-Mu kudus sucikan diriku.

Lagu ini mengungkapkan kesaksian iman pencipta nyanyian bahwa hanya suara Tuhan yang di dengar dan dia datang pada Tuhan karena darah-Nya kudus membasuh dan menyucikan dirinya.

Suatu pernyataan yang lahir dalam kehidupan iman yang telah diselamatkan oleh Tuhan Yesus dan oleh karenanya dia tidak akan pernah membiarkan dirinya untuk tidak mendengar dan mengikuti kehendak Tuhan dalam hidupnya.

Sebab dia tahu bahwa keselamatan yang diterimanya maka harus diresponi dengan sikap iman yang setia kepada Tuhan. 

Sobat obor, bacaan hari ini juga berbicara tentang kesaksian iman bangsa Israel yang meresponi pernyataan dari Yosua.

Pemimpin bangsa Israel ini hendak mengingatkan bahwa kehidupan beriman jangan sampai meninggalkan Tuhan.

Sebab jika hal itu terjadi maka sebagai Allah yang cemburu maka Dia tidak akan mengampuni pelanggaran dan dosa 
mereka.

Jika sampai mereka benar-benar meninggalkan Tuhan dan beribadah kepada ilah-ilah bangsa lain maka Tuhan akan mendatangkan malapetaka bahkan membinasakan mereka.

Respon positif dilakukan oleh bangsa Israel bahwa mereka hanya akan beribadah kepada Tuhan dan bukan kepada ilah lain, hanya kepada Tuhan mereka beribadah dan hanya suara Tuhan yang mereka dengarkan.

Jawaban umat membuat Yosua memerintahkan mereka agar kemudian menyingkirkan ilah-ilah bangsa lain dan mencondongkan hati mereka hanya kepada Allah Israel. 

Sobat obor, bagaimanakah kita sebagai orang muda di masa kini?

Setiakah kita mendengar suara Tuhan dan mencondongkan hati kita hanya kepada Tuhan serta beribadah kepada-Nya?

Ataukah kehidupan di masa muda ini lebih banyak mencondongkan hati kepada ilah-ilah modern yaitu teknologi melalui game online atau platform-platform digital seperti instagram dan tiktok dan mulai mengeser kedudukan Tuhan sebagai yang paling utama dalam hidupmu?

Jangan sampai kita melupakan Tuhan dan mengabaikan panggilan-Nya dalam kehidupan kita. Amin.

Sumber: KPPS GMIM edisi Agustus 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.